Tutup Iklan
Puluhan bus Mudik Gratis yang diberangkatkan dari Terminal Tirtonadi Solo menuju TMII, Jakarta, Jumat (22/6/2018). (Solopos-M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, SEMARANG— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan 207 bus, tiga rangkaian kereta dan satu kapal untuk melayani pemudik gratis pada Lebaran tahun 2019 ini.

Hal itu disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo seusai menggelar rapat persiapan mudik dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Refdi Andri, Kapolda Jateng Irjen Pol. Rycko A. Dahniel, dan para kapolres serta kepala dinas perhubungan se-Jateng di Gedung Gradhika, kompleks perkantoran Pemprov Jateng, Minggu (5/5/2019).

Ganjar Pranowo mengatakan Pemprov Jateng memiliki program mudik gratis dari Jakarta ke tiga lokasi tujuan pemudik, yakni Banyumas, Solo, dan Semarang. Ada tiga rangkaian kereta berkapasitas 6.000 orang yang disiapkan Pemprov Jateng untuk melayani pemudik. Selain itu juga ada kapal berkapasitas 2000 orang dan 207 bus.

"Mudah-mudahan bisa kita lakukan, sehingga mudik melahirkan suasana yang menggembirakan," kata Ganjar.

Untuk pendaftaran mudik gratis, pemudik cukup menunjukkan KTP di Kantor Perwakilan Jateng di Jl. Prapanca II No. 11 Jakarta Selatan yang telah dibuka sejak 24 April. Pada tahun ini, dari total pemudik sebanyak 14 juta dari Jabodetabek, sebanyak 5,6 juta berasal dari Jawa Tengah.

Kementerian Perhubungan mencatat  Jawa Tengah bakal menjadi provinsi terbanyak dalam penerima pemudik. Sama seperti Pemprov Jateng, Kemenhub juga telah menyiapkan program mudik gratis.  "Mudik tahun 2019 ini Kemenhub menyiapkan 1300 bus, di antaranya akan mengantarkan 56.000 orang ke 32 kota di Jateng. Sisanya ke Jatim, Lampung, dan Padang," kata Budi Karya.

Dia mencatat selain menggunakan bus, moda transportasi favorit untuk mudik bagi masyarakat adalah mobil pribadi yang diprediksi mencapai 4.300.346 orang. Sementara untuk sepeda motor mencapai 2.488.058 orang, dan pesawat 1,4 juta. Sementara itu, penumpang angkutan umum pada tahun 2018 mencapai 4,15 juta, dan diprediksi meningkat pada tahun 2019 hingga mencapai 4,6 juta.

"Puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 31 Mei, 1 dan 2 Juni hari Jumat, Sabtu, Minggu pada jam 6 pagi sampai 10 pagi," katanya.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten