Panorama Pulau Karimunjawa. (Bisnis-Indonesia Travel)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &mdash;</strong> Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan komitmen menyeriusi pengembangan potensi pariwisata, khususnya di bidang kelautan, dengan membuat varian program inovatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p><p>"Potensi kelautan dan perikanan yang besar di Jawa Tengah harus bisa digarap dengan baik serta menjadi faktor utama dalam menyejahterakan rakyat Jawa Tengah,&rdquo; ujar Sekda Jateng Sri Puryono saat <em>Rakor Sinkronisasi Program dan Kegiatan dengan Kabupaten/Kota 2019</em> yang dipandegani Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (7/5/2018).</p><p>Dia menyebutkan Jateng memiliki 33 pulau kecil yang tersebar letaknya. Sebanyak 32 di Laut Jawa dan satu lainnya di Samudera Hindia, yaitu Pulau Nusakambangan. Jateng juga mempunyai 331 desa pesisir di pantai utara dan 95 desa pesisir di pantai selatan, dengan jumlah nelayan sebanyak 172.214 orang, petani garam 15.445 orang, dan UMKM pengolah hasil perikanan 8.761 unit.</p><p>&ldquo;Tidak bisa dimungkiri lagi, bidang kelautan dan perikanan mempunyai potensi yang luar biasa untuk terus maju, berkembang, dan menjadi sektor penopang perekonomian masyarakat Jawa Tengah," tambahnya.</p><p>Untuk itu, lanjut dia, Pemprov Jateng telah dan terus menggarap sektor kelautan dan perikanan. Mulai dari kartu bahan bakar minyak (BBM) untuk nelayan, pemberian bantuan alat tangkap ikan, pendampingan koperasi nelayan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembudidaya perikanan, bantuan bibit ikan, hingga pembangunan tempat pelelangan ikan (TPI). Pemprov Jateng, menurut dia juga akan berupaya membangun pabrik garam modern dan berkualitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani garam, serta sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap garam impor.</p><p>Kekayaan sumber daya alam laut dan kawasan pesisir Jateng dengan keindahan dan keasliannya juga menjadi sektor yang berpotensi memberikan peningkatan ekonomi masyarakat untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata. Karenanya, Sekda Jateng Sri Puryono mengatakan pemprov terus membangun infrastruktur dalam memberikan daya dukung terhadap sektor pariwisata tersebut, seperti dengan pembangunan pelabuhan, pemenuhan kebutuhan listrik, hingga penyediaan angkutan kapal sebagai sarana transportasi wisatawan.</p><p>&ldquo;Yang terpenting gencar melakukan promosi pariwisata agar wisatawan lokal maupun asing tertarik untuk berkunjung menikmati keindahan wisata bahari di Jateng,&rdquo; ujarnya.</p><p>Menurutnya, beragam program yang telah disusun pemprov harus bisa selaras dan bersinergi dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan pemerintah kabupaten/kota. Karena itulah, ia berharap forum tersebut mampu menjadi wahana diskusi, <em>sharing</em>, dan sosialisasi, serta menjadi media evaluasi berbagai rancangan program kelautan dan perikanan untuk tahun 2019.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas KKP Jateng Lalu M. Syafriadi menyebutkan berbagai program pembangunan di bidang kelautan dan perikanan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, kualitas sumberdaya manusia, serta perbaikan gizi masyarakat. Pada 2019, kata dia, pembangunan di provinsi ini akan diupayakan pada peningkatan daya saing melalui pemerataan pembangunan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p><p>Rencana pembangunan 2019, antara lain sesuai rencana pembangunan jangka panjang Jateng dengan memperhatikan RPJMP 2015-2019, serta proyek stategis nasional. &ldquo;Dalam upaya mendukung rencana pembangunan 2019 tersebut, DKKP Jateng akan memprioritaskan proyek strategis nasional, penanggulangan kemiskinan dan fokus pada peningkatan wirausaha mandiri di tingkat kabupaten/kota,&rdquo; tuturnya sebagaimana dikutup <em>Jaringan Informasi Bisnis Indonesia</em> (<em>JIBI</em>).</p><p>Peningkatan kuantitas dan kualitas produk perikanan, peningkatan kompetensi dan keterampilan, serta pendampingan terhadap nelayan dalam budidaya, kemasan, serta nilai tambah produk perikanan juga menjadi perhatian.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten