Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) berbincang dengan Sekda Jawa Tengah Sri Puryono seusai rapat terbatas tentang percepatan pembangunan di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019). (Antara-Puspa Perwitasari)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan Kabupaten Brebes untuk dijadikan kawasan industri. Hal tersebut, dilakukan untuk mendongkrak investasi di Jateng.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono mengatakan lahan yang sudah disiapkan untuk membuat kawasan industri di Brebes seluas 3.700 ha. Diharapkan, ini akan memacu tumbuhnya perekonomian masyarakat.

"Ini perintah langsung dari Pak Presiden RI [Joko Widodo] untuk membuat kawasan industri baru guna mendorong tumbuhnya investasi. Ini juga untuk mendongkrak tumbuhnya perekonomian di Brebes yang masih tercatat menjadi salah satu daerah termiskin di Jateng," kata Sri Puryono, Kamis (5/9/2019).

Dia menambahkan, saat ini, pembuatan kawasan industri di Brebes dalam tahap persiapan seperti ketersediaan air dan suplai energi. Menurutnya, perlu sebuah bendungan untuk melayani kebutuhan air di kawasan industri tersebut.

Selain air, lanjut dia, energi juga menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi untuk membuat kawasan industri. Untuk itu, nanti pihaknya akan meminta suplai energi dari PLTU Batang yang rencananya akan beroperasi tahun 2020 mendatang.

"Air dan energi menjadi kebutuhan penting untuk membuat kawasan industri. Tak lupa infrastruktur seperti jalan juga kami siapkan untuk kemudahan akses menuju kawasan industri di Brebes," tuturnya. 

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng Frans Kongi menyambut baik adanya kawasan industri di Brebes. Menurutnya, adanya kawasan industri akan membangkitkan gairah di suatu daerah. 

Kendati demikian, Frans berpesan kepada Pemprov Jateng untuk tidak menaikkan harga tanah terlalu tinggi. Pasalnya, pengusaha akan berpikir ulang jika harga tanah terlalu mahal.

"Kami dari para pengusaha menyambut adanya kawasan industri baru, kalau bisa ditambahkan lagi. Tapi kami minta harga tanah jangan mahal-mahal. Yang jelas kami mendukung penuh langkah Pemprov Jateng untuk menggenjot investasi," katanya. 

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten