Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat menggelar pertemuan dengan warga di Purworejo, Jumat (5/4/2019). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) tahun ini memberikan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Purworejo mencapai Rp49 miliar. Bantuan dari anggaran tahun 2019 itu di antaranya digunakan untuk pembangunan Jembatan Sejiwan Rp5 miliar, pembangunan pasar khusus beras Kutoarjo Rp2,5 miliar, peningkatan jalan Durensari Rp1,5 miliar, serta pembangunan sejumlah sekolah dan pondok pesantren.

Selain untuk infrastruktur, bantuan itu juga diperuntukkan untuk sektor sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Bantuan itu diberikan setelah ada usulan dari masyarakat.

"Selanjutnya, kami ingin menyampaikan bagaimana caranya agar masyarakat menyampaikan aspirasinya. Maka mumpung ketemu, antara perangkat, kades, bupati, tumplek blek kita harapkan mereka semua akan membuka ruang aduan dan komunikasi," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dalam keterangan resmi yang diterima Solopos.com, Sabtu (6/4/2019).

Dengan terbukanya ruang komunikasi tersebut, Ganjar berharap masyarakat akan mendapat kejelasan terkait kewenangan. Misalnya, soal jalan atau jembatan, dengan terbukanya ruang komunikasi masyarakat akan mengerti apakah itu jalan atau jembatan wewenang pemerintah pusat, provinsi, kabupaten atau pun desa.

"Mekanisme ini mesti diketahui mereka. Dengan begitu akhirnya kita bisa menemukan pemberdayaan di Purworejo yang ternyata di sini saja bisa mengolah buah lokal. Saya kaget, kalau manggis di sini itu biasa, tapi ini markisa. Yang biasanya di Sulawesi Selatan, ternyata di sini ada," katanya.

Selain pemberdayaan pertanian itu, ada juga pemberdayaan para korban banjir beberapa waktu lalu. Mereka, menurut Ganjar telah diberi pelatihan membuat gula semut. Pemberdayaan tersebut termasuk dalam deretan bantuan yang diberikan Pemprov Jateng tahun anggaran 2019.

"Korban-korban bencana di Purworejo yang 800 orang itu dikumpulkan dan membuat Gula Semut dan sekarang ekspor. Mereka butuh fasilitasi dan itu tugas kita. Nah bisa kita sampaikan pada saat ini, ini lho ada bantuan, ini lho caranya, ini lho yang akan mendampingi," katanya.

Bantuan untuk Kabupaten Purworejo pada anggaran tahun 2019 ini lebih kecil dibanding tahun lalu. Tahun sebelumnya, total bantuan mencapai Rp180.832.821.000. Peruntukannya pun hampir sama, untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, sosial sampai kesehatan. Untuk pendidikan misalnya, Pemprov Jateng telah mengucurkan pembangunan 45 sekolah senilai Rp 124,5 miliar, RTLH 1369 unit senilai Rp 13,69 miliar, 474 Kartu Jateng Sejahtera (KJS) senilai Rp 1,4 miliar dan bantuan keuangan pada Pemkab Rp 11,1 miliar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten