Ilustrasi objek daya tarik wisata. (Bisnis-Haffiyan)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &mdash;</strong>&nbsp;Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai potensi wisata Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang masih bisa digarap lebih maksimal. Karenanya, Pemprov Jateng sedang berupaya mencari formula terbaik dalam mengembangkan potensi wisata di Lasem.&nbsp;</p><p>Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jateng Urib Sihabudin menuturkan Lasem mempunyai potensi yang menjanjikan karena memiliki akulturasi budaya yang kuat terutama keragaman umat beragama di sana. "Lasem mempunyai potensi sangat kuat untuk dijual dan menarik wisatawan dari luar negeri. Ini karena keragaman budaya dan akulturasi masyarakat dari berbagai agama yang berdampingan dengan damai," ujar Urip, Senin (13/8/2018).</p><p>Menurut Urip, di Lasem potensi wisata halal sangat menarik karena ada beberapa makanan lezat seperti lontong tuyuhan dan sirup kawista. Sehingga Pemprov Jateng terus mendorong agar wisata kuliner di Lasem semakin terkenal.&nbsp; "Lasem punya makanan khas, yakni lontong tuyuhan dan sirup kawista ini bisa dimanfaatkan untuk dijadikan wisata halal bagi <em>traveler</em> yang berkunjung di salah satu kecamatan di Kabupaten Rembang tersebut," ucapnya.</p><p>Pemprov Jateng merencanakan adanya penyatuan wisata dari Semarang menuju ke Lasem. Pasalnya, wisata yang ada di Semarang dan Lasem saling berhubungan yakni menelusuri jejak Laksamana Ceng Ho.&nbsp;</p><p>Akulturasi budaya Tionghoa yang kental membuat, diadakannya festival dari Semarang menuju ke Lasem akan menarik banyak wisatawan khususnya dari Tiongkok. Pasalnya wisatawan Tiongkok akan mengetahui sejarah panjang napak tilas leluhur mereka yang pernah menduduki Jawa Tengah.</p><p>"Kami sedang merencanakan adanya pemgambungan wisata dari Semarang menuju ke Lasem, namun ini baru wacana tapi jika terlaksana maka kegiatan ini dipastikan menyedot banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri," katanya.</p><p>Di sisi lain, menurut Urip, adanya <em>Festival Lasem</em> yang digelar setiap tahun bisa mendongkrak pariwisata di sana. "Festival Lasem bisa menjadi salah satu magnet kuat untuk menarik wisatawan tinggal sosialisasi digencarkan saja," katanya.</p><p><strong><em><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a>&nbsp;dan&nbsp;<a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a>&nbsp;di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</em></strong></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten