Pemprov DKI Evaluasi Kerja Sama dengan ACT, Bakal Diputus?

Pemprov DKI menggandeng ACT untuk beberapa program di antaranya gerakan membantu UMKM DKI.

 Salah satu kegiatan sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Salah satu kegiatan sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT). (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Pemprov DKI Jakarta menjadi salah satu pemerintahan yang bekerja sama dengan organisasi sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Menyusul geger dugaan penggelapan dana donasi umat oleh petinggi ACT, Pemprov bakal mengevaluasi sejumlah program kerja sama tersebut.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Belakangan kami mendapat informasi ada pimpinan yang dianggap bermasalah, tentu nanti kami akan lihat ke depan. Kami tentu akan melakukan evaluasi semuanya sejauh mana masalahnya sesungguhnya,” kata Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Senin (4/7/2022).

Meski begitu, Riza menyebutkan kalau selama ini kerja sama dengan organisasi filantropi itu tidak mengalami masalah.

Baca Juga: Sharp Bersedekah, Ajak Masyarakat Berbagi Makanan di Ruang Publik

Sejumlah kerja sama, kata dia, juga masih berlanjut di antaranya kerja sama penyaluran daging kurban kepada masyarakat ekonomi tidak mampu di Jakarta.

“Sejauh ini hubungan kami dengan ACT tidak ada masalah termasuk kurban tidak ada masalah. Di satu sisi sama kami kan tidak ada masalah, baik-baik saja,” ucap Riza seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Baca Juga: Begini Cara Membayar Zakat Fitrah Secara Online

Selain kerja sama terkait penyaluran daging kurban serangkaian Idul Adha, Pemprov DKI menggandeng ACT untuk beberapa program di antaranya gerakan membantu UMKM DKI.

Kemudian, kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) untuk bantuan pangan selama Ramadhan saat masa pandemi Covid-19 yang ditandatangani pada April 2020 hingga penyaluran bantuan sosial untuk korban erupsi Gunung Semeru pada Desember 2021.

Namun, Riza tidak membeberkan rincian nilai kerja sama yang diadakan antara Pemprov DKI dengan organisasi non profit tersebut yang mengumpulkan donasi per tahun mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Juga: Investasi Yusuf Mansur: Berharap Berkah Berbuah Musibah?

Sebelumnya, dugaan penyelewengan dana donasi umat di tubuh organisasi itu viral di media sosial, salah satunya di Twitter, setelah diulas majalah nasional, Tempo.

Hingga pukul 16.00 WIB, Aksi Cepat Tanggap masih berada di posisi puncak pembahasan warganet dan menjadi topik yang paling dibicarakan publik Tanah Air.

Sumber: antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Daerah Ini Warganya Sering Bersepeda Motor Tanpa Helm

      Direktur Lalu lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, Rabu (10/8/2022), mengatakan sejak Juli 2022 hingga 8 Agustus 2022 polisi menilang 208 pengendara tidak menggunakan helm.

      Pengacara: Brigadir J Dihabisi karena Bocorkan Rahasia Ferdy Sambo

      Salah satu pengacara, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan Brigadir J dihabisi karena memegang rahasia Ferdy Sambo dan sempat membocorkannya.

      TKP Kasus Kematian Brigadir J Bertambah 1, Rumah Pribadi Ferdy Sambo

      Ketiga TKP tersebut merupakan rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

      Laku Karya Mahasiswa ISI Solo Masuk 10 Besar Film Pendek Kartu Prakerja

      Film Laku karya mahasiswa ISI berhasil masuk 10 besar finalis terbaik kompetisi Film Pendek Kartu Prakerja.

      Beri Informasi Salah, Karopenmas Brigjen Ahmad Ramadhan Dibela Atasan

      Belakangan pernyataan Ahmad Ramadhan itu dibantah Kapolri yang memastikan tidak ada baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

      Nadiem Makarim Apresiasi Pengguna Platform Teknologi Kemendikbudristek

      Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna platform teknologi yang telah diluncurkan Kemendikbudristek.

      Ketika LPSK Dibuat Gemas oleh Perilaku Istri Ferdy Sambo

      Meski meminta perlindungan, Putri Candrawathi justru kurang kooperatif dalam memberikan keterangan kepada LPSK.

      Daftar ke KPU, Ini Harapan Koalisi Indonesia Bersatu atas Pemilu 2024

      Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memiliki harapan atas Pemilu 2024 mendatang. 

      Pimpin Golkar Daftar ke KPU, Airlangga: Golkar 10 Kali Ikut Pemilu

      Partai Golkar mendaftar ke KPU bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

      Pengacara: Ada Alasan Kuat Ferdy Sambo Perintahkan Bunuh Brigadir J

      Penasihat hukum keluarga menyebut ada alasan kuat di balik dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang diperintahkan Ferdy Sambo.

      Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Bakal Dipecat Polri?

      Apakah nasib Ferdy Sambo yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J bakal dipecat dari Polri?

      Sosok Ferdy Sambo: Kepala Keluarga yang Bertanggung Jawab

      Penasihat hukum keluarga menyebut Ferdy Sambo merupakan sosok kepala keluarga yang bertanggung jawab.

      Muncul ke Publik, Ini Makna Ekspresi Putri Istri Ferdy Sambo

      Pakar mikro ekspresi melihat raut wajah kesedihan saat istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, muncul ke publik.

      13 Proyek Strategis Nasional Baru dan Ancaman Kerusakan Lingkungan

      Pemerintah merilis 13 proyek strategis nasional (PSN) baru. Praktik realisasi PSN sering mengabaikan aspek lingkungan hidup dan kepentingan warga terdampak atas ruang hidup yang nyaman.

      Makna Ekspresi Kapolri Umumkan Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan

      Inilah makna ekspresi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengumumkan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.