Pemprov dan Bank Jateng Gelar UKM Virtual Expo 2021

Pemprov Jateng bersama Bank Jateng sebagai sponsor utama menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021 18-21 September 2021 di Co Working Space Bank Jateng.

 Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo) melihat-lihat produk salah satu peserta UKM Virtual Expo (UVO) 2021, Selasa (21/9/2021) di Co Working Space Bank Jateng Cabang Koordinator Solo yang diadakan Pemprov Jateng dan Bank Jateng 18-21 September 2021.(Akhmad Ludiyanto/Solopos)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo) melihat-lihat produk salah satu peserta UKM Virtual Expo (UVO) 2021, Selasa (21/9/2021) di Co Working Space Bank Jateng Cabang Koordinator Solo yang diadakan Pemprov Jateng dan Bank Jateng 18-21 September 2021.(Akhmad Ludiyanto/Solopos)

Solopos.com, SOLO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) bersama Bank Jateng sebagai sponsor utama menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021 18-21 September 2021 di Co Working Space Bank Jateng Cabang Koordinator Solo.

Dalam UVO bertema Furniholic UKM ini Bank Jateng selain sebagai sponsor utama juga berperan membantu dalam permodalan serta pendampingan kepada pelaku UMKM melalui pelatihan manajemen usaha yakni Micro Business Simulation (MBS) dan saving game, bekerja sama dengan Sparkassentifung Jerman.

Pameran diikuti 87 pelaku UMKM binaan Bank Jateng secara virtual dan15 lainnya mengikuti di lokasi.

Baca Juga: Sebelum Beli Rumah Secara Kredit, Pahami 4 Jenis Pinjaman Bank Ini

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno mengatakan Ini adalam pameran nyata dwngan tujuan mendukung UMKM yang go export.

“Ini adalah pameran nyata untuk mendukung UMKM yang go export. Jadi produk-produk yang sudah sudah bagus ini kita dorong transaksinya untuk ekspornya, ” ujarnya saat ditemui di sela-sela pameran, Selasa (21/9/2021).

Dukungan permodalan UMKM dilakukan melalui program permodalan/pembiayaan dengan skema KUR, Kredit Mitra Jateng Start Up Millenial dan Kredit Solutif Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca Juga: PPKM Diperpanjang Lagi, Simak Syarat Pelaku Perjalanan di Dalam Negeri

Sementara itu, salah satu peserta pameran dari Boyolali, Tatik, berharap pameran sebagai dapat benar-benar menjadi ajang promosi bagi UMKM. “Harapan kami pameran yang bisa mempromosikan secara langsung dan virtual ini membantu UMKM untyk bergerak lagi,” ujar produsen kerajinan tangan berbahan tembaga ini.

Peserta lainnya, Martoyo dari Puri Art, Karanganyar mengatakan pameran langsung maupun virtual harus dibarengi juga dengan kreativitas para pelaku UMKM sendiri. Artinya, mereka harus rajin mempromosikan sendiri produk-produknya, salah satunya melalui media sosial.

“Tergantung kreativitas kita sebagai pelaku UMKM. Kita juga harus rajin memposting, membagikan, dan menginformasikan produk kita kepada khalayak,” ujar pelaku UMKM kerajinan tangan berbahan kayu ini.

Sementara itu, dalam pameran juga diadakan Kongkow Gayeng Bareng Mas Ganjar: Peran Pemerintah dalam Percepatan Prngembangan Pasar Ekspor Furniture dan Home Decor. Acara ini dihadiri Gubernur Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo Gubran Rakabuming Raka.


Berita Terkait

Berita Terkini

Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah, Grab & OVO Rilis Patriot di Solo

Program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah (Patriot) diresmikan di Solo, Kamis (21/10/2021). Patriot merupakan program yang diluncurkan Grab bekerja sama dengan OVO.

Jumlah Wisatawan Meningkat, Pemkot Jogja Batasi Pengunjung

Pada PPKM Level 2 di DIY, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengantisipasi kemungkinan meningkatkan jumlah wisatawan.

Aturan Baru: Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat dan Kereta

Anak usia di bawah 12 tahun bisa diajak naik pesawat hingga kereta api antarkota namun ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

BNI Luncurkan BNI Xpora untuk Dukung UMKM Go Global

BNI memperkenalkan BNI Xpora yang telah memberikan layanan di 7 kota yaitu Medan, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

Jangan Terkecoh! Ini Beda Pinjol Ilegal dengan Pinjol Legal

Pemerintah melakukan penindakan tegas terhadap pinjol ilegal, sedangkan pinjol-pinjol lain yang legal sudah ada izin, sah, dipersilakan berkembang.

Resmikan Pabrik Biodiesel, Begini Penegasan Jokowi Soal Energi Fosil

Pada tahun 2021 Presiden Jokowi menargetkan Indonesia mampu memproduksi dan menyalurkan 9,2 juta kiloliter biodiesel.

Diproyeksi Gantikan Garuda, Pelita Air Butuh Persiapan 3 Bulan

BUMN memperkirakan penyiapan PT Pelita Air Service (PAS) sebagai maskapai yang melayani penerbangan berjadwal membutuhkan waktu setidaknya 3 bulan.

Integrasi Digital Pajak Ala Kereta Api Indonesia

Sektor perpajakan menjadi sangat krusial lantaran KAI memiliki transaksi hingga 12.000 dokumen pajak per bulan.

Dililit Utang Rp35 Triliun, Garuda Indonesia Sudah di Ujung Tanduk

BUMN menggambarkan kondisi keuangan PT Garuda Indonesia yang sudah di ujung tanduk lantaran dibebani oleh setumpuk utang dan ekuitas negatif

Peringati Maulid Nabi & Hari Santri 2021, Semen Gresik Gelar Istigasah

Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri adalah momentum untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dan momentum mengobarkan spirit santri dan pesantren.

Airlangga: Pemerintah Tepat Atasi Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Terjaga

Salah satu capaian Pemerintah dalam dua tahun terakhir di bidang ekonomi adalah berhasil menahan kontraksi ekonomi di tahun 2020.

Komitmen BTPN Syariah dalam Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan

Selama lebih dari satu dekade melayani nasabah inklusi, BTPN Syariah tetap berupaya memberikan dampak sosial yang nyata bagi seluruh stakeholder baik internal dan eksternal.

Potensi Pasar Tanaman Hias Rp3.000 Triliun, Baru Terpenuhi 0,01 Persen

Bisnis tanaman hias merupakan salah satu opsi pemulihan ekonomi masyarakat karena menggandeng sekitar 1.000 petani yang terdampak pandemi Covid-19.

Jelang Pra-IPO, GoTo Dapat Guyuran Dana Rp5,64 Triliun dari Abu Dhabi

GoTo Group, menandatangani perjanjian dengan anak usaha Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) dengan investasi senilai Rp5,64 triliun atau US$400 juta.

Antam Naik! Cek Harga Emas Pegadaian, Kamis 21 Oktober 2021

Harga emas 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Kamis (21/10/2021)  hari ini tidak berubah untuk cetakan UBS, namun naik untuk cetakan Antam.