Pemohon SIM di Satltantas Grobogan “Dijemur”, Ternyata Ini Tujuannya

Kegiatan tersebut merupakan inovasi bidang pelayanan SIM Satlantas Polres Grobogan.

SOLOPOS.COM - Kanit Regident Satlantas Polres Grobogan Iptu Joko Susilo memimpin senam para pemohon SIM di area uji praktik, Senin (9/11/2020).(Solopos.com/Arif Fajar Setiadi)

Solopos.com, PURWODADI -- Puluhan orang pemohon Surat Izin Mengemudi atau SIM di Satlantas Polres Grobogan diminta keluar ruangan. Mereka kemudian “dijemur’ di lokasi ujian praktik yang terletak di bagian belakang kantor tersebut, Senin (9/11) pagi.

Beberapa pemohon SIM pun terkejut ketika diminta berjemur, setelah itu mereka diajak senam bersama. Senam yang berlangsung hanya beberapa menit, dibimbing Iptu Umbar dan Kanit Regident Saltantas Polres Grobogan, Iptu Joko Susilo.

Seusai senam mereka disediakan jamu gratis oleh bidang pelayanan SIM. Para pemohon SIM mengaku senang, setelah mengetahui tujuan dari berjemur dan senam tersebut.

“Iya soalnya ini baru pertama kali. Ketika menunggu proses identifikasi dan sidik jari diminta keluar ruangan dan diajak senam. Ternyata dalam rangka mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Semoga virus corona benar-benar hilang,” ujar Sadin, pemohon SIM dari Bago, Kecamatan Kradenan.

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor DPMPTSP Salatiga Ditutup

Kasatlantas Polres Grobogan AKP Sri Martini melalui Kanit Regident Iptu Joko Susilo mengatakan kegiatan tersebut merupakan inovasi pelayanan SIM Satlantas Polres Grobogan. Terutama untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kegiatannya tadi berjemur, senam bersama, dan minum jamu gratis bagi pemohon SIM. Tujuannya untuk memutus mata rantai penularan virus corona [Covid-19]. Di mana saat ini masih menjadi momok di Indonesia, mengingat jumlah kasus Covid-19 sudah mencapai lebih dari 400.000,” jelas Iptu Joko kepada media.

Pemohon SIM minum jamu seusai mengikuti senam, Senin (9/11/2020).(Solopos.com/Arif Fajar Setiadi)

Kesadaran Masyarakat Lakukan 3M Masih Rendah, Ini yang Harus Dilakukan

Tips Berkendara

Menurut Iptu Joko Ini bentuk partisipasi Satlantas Polres Grobogan dalam penanganan Covid-19. Bahkan protokol kesehatan seperti pemohon diminta cuci tangan dengan sabun dan dicek suhu tubuhya sebelum masuk ruangan. Kemudian kursi disilang untuk menjaga jarak.

“Hal ini mengingat jumlah pemohon SIM di Satlantas Polres Grobogan cukup tinggi. Ada 60 pemohon SIM setiap harinya,” kata Iptu Joko.

Satgas Ungkap Kasus Covid-19 Masih Terkendali Pascalibur Panjang

Selain inovasi pencegahan Covid-19, Iptu Joko juga memberikan tips berkendara yang benar dan aman kepada pemohon SIM. Mulai kondisi pengendara haru sehat, menggunakan helm, dan selalu mengecek kondisi kendaran.

Iptu Joko juga mengingatkan mengenai prosedur menyalakan lampu sign saat berkendara. Sebaiknya lampu sign harus dinyalakan 60 meter sebelum berbelok. Ini untuk memberitahukan ke pengendara di belakangnya.

“Kemudian jangan lampu sign nyala sebelah kiri namun beloknya ke kanan. Selain itu pengendara juga harus membawa surat-surat, seperti STNK dan SIM,” ujarnya.

 

 

Berita Terbaru

PPKM Bikin Kunjungan Wisata ke Bandungan Anjlok

Solopos.com, UNGARAN — Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah berdampak serius pada sektor...

Semarang Longgarkan Ketentuan saat Perpanjangan PPKM

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang resmi memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM hingga 8 Februari nanti. ...

Wajibkan Surat Rapid Test Antigen, Banyumas Siap Usir Pendatang

Solopos.com, PURWOKERTO — Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mewajibkan para pendatang yang masuk ke wilayah setempat menunjukkan surat keterangan...

Gubernur Klaim Seluruh Jateng Siap Perpanjang PPKM

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengklaim seluruh daerah di Jateng siap menerapkan perpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat....

1900 Nakes di Jateng Sudah Dapat Vaksinasi Covid-19

Solopos.com, SEMARANG – Sekitar 1.900 tenaga kesehatan atau nakes di Jateng (Jawa Tengah) telah mendapat vaksinasi Covid-19. Mereka disuntik...

Bantu Pasien Covid-19, PMI Jateng Tebar 5 Ventilator

Solopos.com, SEMARANG — Meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Tengah menjadi perhatian Palang Merah Indonesia. PMI meningkatkan pelayanan...

PJJ Tak Kunjung Rampung, Gazebo Taman Baca Dibangun di Salatiga

Solopos.com, SALATIGA — Pembelajaran jarak jauh atau PJJ tak kunjung rampung. Berhentinya kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah selama masa...

Begini Kepala Dinkes Jateng sebagai Nakes Pertama Penerima Vaksin Covid-19

Solopos.com, SEMARANG — Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mendapatkan kesempatan menjadi tenaga kesehatan atau nakes pertama di...

Tegas! Nekat Buka Hingga Tengah Malam, Tempat Karaoke di Semarang Ini Disegel

Solopos.com, SEMARANG -- Usaha karaoke di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), disegel lantaran nekat buka hingga tengah malam. Hal...

Nakes Kabupaten Semarang Batal Vaksinasi Covid-19, Ini Pasalnya...

Solopos.com, SEMARANG — Pelaksanaan hari pertama vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah, Kamis (14/1/2021) diwarnai kendala aplikasi pendaftaran bagi para...