Kategori: Solo

Pemkot Solo Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Vaksin via Google Form


Solopos.com/Mariyana Ricky P.D

Solopos.com, SOLO—Sejumlah warga Kota Bengawan dihebohkan dengan munculnya pesan siaran yang mengatasnamakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk mendata peserta vaksinasi lewat tautan Google Form. Warga diminta mengisi data-data tertentu agar terdaftar dalam program vaksinasi Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani, meminta masyarakat berhati-hati menyikapi informasi itu. Pasalnya, Pemkot tak pernah mendata peserta vaksin melalui form Google. “Informasi tersebut hoaks. Kami memang pernah meminta data warga lanjut usia [lansia] melalui tautan form Google beberapa waktu lalu, namun sudah dihentikan. Saat itu kami masih membatasi kuota peserta dari warga lansia, sehingga memakai layanan tersebut. Sekarang sudah tidak lagi. Apalagi pendataan masyarakat umum. Enggak ada,” kata dia dihubungi Solopos.com, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga: Kemenkes: Masjid Bisa Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19, Terutama Untuk Lansia

Ahyani menyampaikan data yang dikirim melalui form Google itu bisa dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggung jawab. Terlebih, apabila warga mengisi data pribadi secara lengkap, seperti nomor induk kependudukan (NIK), tempat dan tanggal lahir, serta alamat rumah dan sebagainya. Pihaknya tengah melacak siapa penyebar pertama tautan form Google itu.

“Belum ketemu karena menyebarnya lumayan masif. Masyarakat harus hati-hati,” ucap Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo itu.

Dia meminta warga agar jangan mudah percaya dengan berita bohong yang sering beredar di Whatsapp, atau media sosial.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan masyarakat umum belum menjadi prioritas dalam vaksinasi tahap kedua yang masih berlangsung. Pada tahap pertama lalu, petugas kesehatan menjadi prioritas.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Mufid Aryono