Pemkot Solo Tak Gelar Salat Idulfitri, Tiadakan Takbir Keliling
Balai Kota Solo. (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan tidak akan menggelar salat Idulfitri di Halaman Balai Kota maupun di masjid lainnya, begitu juga takbir keliling. Pemkot mengimbau masyarakat menjalankan salat Id bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

Imbauan itu tertuang dalam surat edaran (SE) No.451.11/948 tentang Pelaksanaan Ibadah Salat Idulfitri 1441 Hijriyah dalam Situasi Darurat Covid-19. Edaran yang juga berisi peniadaan takbir keliling tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Solo, Ahyani, pada Rabu (20/5/2020).

Salat Idulfitri di Alun-Alun Batal, Sikap Bupati Karanganyar Jadi Sorotan

“Kami mengikuti ketentuan Kementerian Agama dan edaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Takbiran dan salat Idul Fitri di rumah. Kalaupun ada yang takbiran di masjid, hanya marbot dan pengurus masjid menggunakan speaker, boleh. Tidak boleh ada pengumpulan massa. Masjid harus sadar membatasi jumlah jemaahnya,” kata dia, kepada wartawan, Rabu.

Ahyani mengakui edaran tersebut hanya berupa imbauan. Karena itu, bisa jadi di lapangan ditemui sejumlah masjid di Solo yang nekat menggelar salat Idulfitri atau takbir keliling. Kesadaran masyarakat dibutuhkan untuk menekan penularan Covid-19 di Solo.

Meski Batal, Bupati Klaim Salat Id Alun-Alun Karanganyar Sesuai Ketentuan

“Apalagi di Solo, dua pertiga dari kasus positif yang tercatat adalah transmisi lokal. Sebanyak 18 dari 29 kasus diduga merupakan penularan lokal,” ungkapnya.

Ia juga berharap tak ada klaster baru yang muncul akibat kurang sadarnya warga menghindari kerumuman.

Salat Id di Alun-Alun Karanganyar Dibatalkan, Masyarakat Diminta Laksanakan di Rumah

Halal Bihalal Online

Selain tak menggelar Salat Idulfitri di Solo, Pemkot juga meminta warga menggelar silaturahmi atau halal bihalal melalui media sosial atau video call.

"Saya dan Pak Rudy (Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo) open house secara online jam 09.00 WIB sampai 12.00 WIB. Kami siap menerima ucapan Hari Raya Idul Fitri dari masyarakat melalui ponsel. Saya, Pak Wali sama Pak Sekda siap di rumah dinas. Tapi tidak ada halal bihalal kunjungan langsung,” kata Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo.

Kabar Gembira! Karanganyar Kini 0 Kasus Positif Covid-19

Masyarakat, sambungnya, dapat menghubungi nomor pribadi atau nomor lain yang nanti disediakan oleh panitia open house online. Dengan sistem online tersebut, Purnomo berharap rantai persebaran virus penyebab Covid-19 dapat dikurangi.

Sama halnya dengan salat Idulfitri di Solo yang ditiadakan, dia tak ingin ajang open house setahun sekali menjadi sumber masalah di kemudian hari.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho