Pemkot Solo Mulai Siapkan Vaksinasi Covid-19, Nakes Jadi Sasaran Pertama
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kini tengah menyiapkan program vaksinasi Covid-19. Pemkot telah diundang mengikuti sosialisasi persiapan vaksinasi Covid-19 pada Senin (30/11/2020).

Dalam sosialisasi itu, pemerintah daerah diminta mempersiapkan kebijakan dari pusat. Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengaku belum mendapatkan informasi lebih resmi terkait hal itu.

“Rakor utamanya membahas soal sasaran. Kami dari pemerintah daerah harus mempersiapkan pelaksanaannya,” katanya, Selasa (1/12/2020).

Simulasi PTM Jenjang SMP Solo Disetop Sementara, Ini Penyebabnya

Ning, sapaan akrabnya, mengatakan sudah melakukan pelatihan bagi petugas pelaksana vaksinasi Covid-19 Solo. Namun, kapan kebijakan itu mulai terealisasi masih menunggu keputusan pusat.

Koordinasi secara teknis kemungkinan akan berlangsung setelah seluruh persiapan rampung. “Mengenai tanggal kepastian vaksin? Belum, sabar. Arahan sasaran itu usia 18-59 tahun,” jelas Ning.

Namun demikian, Ning mengatakan prioritas sasaran pertama program vaksinasi Covid-19 termasuk Solo adalah tenaga kesehatan atau nakes. Setelah itu baru petugas pelayanan garda depan seperti TNI/Polri.

Rudy Pastikan Jadwal Fungsional Flyover Purwosari Solo Tak Berubah, Tetap 21 Desember!

Kemudian petugas pada pelayanan publik, seperti guru juga dapat prioritas. “Untuk menempuh 80 persen ya. Nakes kemudian yang pelayanan publik,” imbuhnya.

Pelatihan

Jumlah nakes yang mengikuti pelatihan sebanyak 34 orang, setiap puskesmas mengirim seorang. Ning mengatakan DKK hanya bertugas sebagai objek yang diundang sosialisasi.

DKK Solo hanya menerima surat untuk mengirim petugas guna mengikuti pelatihan vaksinasi Covid-19. Ihwal jumlah vaksin yang nantinya didistribusikan untuk Solo, ia mengaku belum mengetahui.

Warga Polokarto Sukoharjo Jadi Korban Pengeroyokan Di Halaman Kantor Desa Gentan Bendosari

“Kelompok 18-59 tahun yang saya sebut tadi setahu saya. Namun, vaksin semua pengadaan dari pusat, kami hanya menerima,” ucap Ning.

Pada sisi lain, Pemkot Solo berencana menambah sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Selain menyasar warga yang tidak memakai masker, mereka yang berada dalam kerumunan juga bisa kena sanksi.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan penegakan sanksi tersebut akan ia serahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selain itu, penegakan sanksi juga melibatkan TNI/Polri jika perlu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom