Pemkot Solo Keluarkan Rp1,3 Miliar Untuk Revitalisasi Alut Keraton

Pemkot Solo bakal melakukan revitalisasi lahan Alut Keraton yang sebelumnya disewa untuk pasar darurat pedagang Pasar Klewer.

 Kondisi lahan Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dipenuhi rumput liar, Minggu (24/1/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Kondisi lahan Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dipenuhi rumput liar, Minggu (24/1/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Pemkot Solo bakal memulai revitalisasi Alun-Alun Utara atau Alut Keraton Solo pada Maret mendatang seusai menyewa lokasi itu untuk pasar darurat pedagang Pasar Klewer.

Untuk keperluan Pemkot menyiapkan anggaran senilai Rp1,3 miliar. Pemkot melalui Dinas Perdagangan (Disdag) berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah terkait revitalisasi cagar budaya tersebut.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Menurut rencana, penataan kawasan Alut bakal dimulai paling cepat Maret mendatang. Proyek senilai Rp1,3 miliar tersebut merupakan salah satu klausul dalam sewa menyewa lokasi tersebut sebagai pasar darurat Pasar Klewer.

Baca Juga: Positif Covid-19 Klaten Tambah 86 Kasus, 3 Orang Meninggal

Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan Pasar Disdag Kota Solo, Joko Sartono, mengatakan rencana revitalisasi akan mengembalikan Alut Keraton Solo seperti kondisi semula sesuai perjanjian sewa.

Joko mengatakan kemungkinan revitalisasi itu hanya mengganti paving dan pagar yang rusak. Intinya dikembalikan sama seperti sebelum menjadi pasar darurat.

"Dengan luasan 3,7 hektare, anggaran senilai itu untuk mengembalikan seperti semula. Kami berkoordinasi dengan BPCB karena Alun-alun Utara merupakan bangunan cagar budaya,” katanya saat wawancara dengan Solopos.com, Rabu (27/1/2021).

Baca Juga: Duh! 70% Warung Angkringan Solo Melanggar Aturan Selama PPKM Periode I

Butuh Waktu Tiga Bulan

Selain koordinasi sebelum revitalisasi, BPCB juga bakal mendampingi seluruh proses revitalisasi Alut Keraton Solo itu. Kepala Disdag Solo, Heru Sunardi, mengatakan revitalisasi tak menambah ornamen apa pun.

Pemkot berupaya mengembalikan Alun-alun Utara seperti sediakala. “Pagar yang mengelilingi Alun-alun Utara sebagian rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Sedangkan pavingnya ikut dibongkar saat kios-kios darurat dibongkar. Ya, kami kembalikan seperti semula,” jelasny.

Proses revitalisasi Alut Keraton Solo itu sekurang-kurangnya membutuhkan waktu tiga bulan. Ia menyebut pembongkaran kios darurat Pasar Klewer di Alun-alun Utara sudah rampung pada 10 November lalu.

Baca Juga: Rumkitlap Vastenburg Solo: Belasan Tenda Berfasilitas Lengkap Siap Tampung Pasien Covid-19

Pedagang sudah pindah dari lokasi itu sejak pertengahan Oktober 2020. Ratusan kios darurat tersebut dibangun bersumber dari Dana Bantuan Gubernur (Bangub), corporate social responsibility (CSR) perbankan, dan APBD Solo.

“Perjanjian sewa menyewa sudah selesai setelah perpanjangan beberapa kali. Setelah selesai revitalisasi, pengelolaan Alun-alun Utara akan kami kembalikan ke Keraton, dalam hal ini PB XIII Hangabehi. Kalau Maret mulai revitalisasi, tiga bulan kemudian rampung berarti paling cepat selesai Mei. Itu kalau lelangnya lancar,” kata Heru.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Duh! Defisit Bawang Putih di Boyolali Capai 14.047 Ton hingga Akhir Bulan Ini

      Produktivitas kedelai dan bawang putih di Boyolali diprediksi defisit karena hama penyakit hingga kondisi lahan pertanian.

      Geger! Lari saat Penilangan Polisi Boyolali, 2 Pemuda Dikejar sampai Sungai

      Aparat kepolisian Polres Boyolali mengejar dua pemuda yang lari saat penilangan, Senin (26/9/2022).

      Mojo Ditutup, Jembatan Sesek Solo-Mojolaban Padat Terus sampai Menjelang Malam

      Antrean pengendara roda dua yang hendak melewati jembatan sesek Solo-Mojolaban mengular dan padat sampai menjelang malam, Senin (26/9/2022).

      PSIK Klaten Bertekad Bangkit dan Raih Poin Penuh di Laga Kandang

      PSIK Klaten dibekuk Persebi Boyolali dengan skor 2-4 saat melakoni laga perdana Liga 3 zona Jawa Tengah 2022, Minggu (25/9/2022).

      Kuota BBM Bersubsidi di Sragen Tak Cukup Sampai Akhir Tahun

      Kuota BBM Bersubsidi untuk Sragen sudah hampir 100% pada akhir Agustus 2022 lalu. Diskumindag Sragen berupaya mengajukan penambahan kuota.

      Pemuda Sidowayah Klaten Diperiksa Ihwal Ledakan di Sukoharjo, Ini Pengakuannya

      Seorang warga Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten sempat dimintai keterangan oleh Polisi terkait ledakan yang terjadi di Asrama Polisi (Aspol) Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) malam.

      KTNA Sragen Minta Harga Pembelian Pemerintah GKP Dinaikkan Jadi Rp6.000/kg

      KTNA Sragen memprotes kenapa petani tak mendapat bantuan kompensasi kenaikan BBM sementara driver ojek, sopir angkutan umum dapat. Mereka ingin kompensasi kenaikan BBM untuk mereka adalah dengan menaikkan HPP GKP Jadi Rp6.000/kg.

      Wisata Hutan Gergunung Klaten, Ada Miniatur Menara Apam hingga Cerobong Asap

      Wisata Hutan Gergunung atau Taman 1.000 Pelangi di Klaten menawarkan keunikan dan pemandangan yang tak biasa.

      Walah, Kawasan Depan UNS Solo Macet setelah Jembatan Mojo Ditutup

      Arus lalu lintas di Jl Ir Sutami kawasan depan kampus UNS Solo macet pada jam pulang kerja hari pertama Jembatan Jurug B dan Jembatan Mojo ditutup bersamaan, Senin (26/9/2022).

      Pantai Banyutowo Paranggupito Wonogiri, Tempat Bertemunya Air Sungai dan Laut

      Terletak di tepi selatan Pulau Jawa, Wonogiri mempunyai banyak pantai yang masih asri dan belum banyak di ketahui oleh orang luar.

      Rantai Bisnis Perdagangan Anjing di Solo, Daerah Pemasok Masih Endemik Rabies

      Pasokan dalam bisnis perdagangan anjing di Solo berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat yang menurut data Kemenkes masih berstatus endemik rabies.

      Jalan Sunyi Handojo Santosa dan Ancaman Bahaya di Balik Manisnya Minuman Ringan

      Menyandang status sebagai konglomerat, Handojo Santosa memiliki berbagai kemewahan untuk menjadi orang besar, terkemuka dan berkuasa. Namun, wajahnya tergolong jarang tampil di hadapan media massa. Ia memilih jalan sunyi sebagai pemimpin yang melayani.

      2 Tahun Hilang, KTNA Sragen Tuntut ZA dan SP-36 Kembali Jadi Pupuk Bersubsidi

      Permentan yang baru menghilangkan NPK dan SP-36 dalam daftar pupuk yang disubsidi pemerintah. KTNA Sragen agar kedua pupuk itu dikembalikan sebagai pupuk bersubsidi.

      Warga Sukoharjo Sesalkan Perbaikan Jembatan Mojo dan Jurug Dilakukan Bersamaan

      Warga menyayangkan perbaikan jembatan Mojo dan jembatan Jurug yang dikerjakan secara bersamaan.

      PTSL di Wonogiri Jangkau 79.684 Bidang Tanah, Ini Mekanisme Pendaftarannya

      Kantor Pertanahan Wonogiri Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional telah menerbitkan sertifikat untuk 79.684 bidang tanah sejak 2017 hingga sekarang.