Pemkot Solo: 21 Juli, Aturan PPKM Darurat Masih Berlaku

Pemkot Solo memastikan atuan PPKM darurat masih berlakku pada Rabu (21/7/2021) sampai ada keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

 Sekda yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Solo, Ahyani. (Facebook/BNPB)

SOLOPOS.COM - Sekda yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Solo, Ahyani. (Facebook/BNPB)

Solopos.com, SOLO — Pemkot Solo menegaskan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat masih berlaku pada Rabu (21/7/2021). Hal itu menyusul belum adanya keputusan mengenai kelanjutan PPKM darurat dari pemerintah pusat hingga Selasa (20/7/2021) malam.

Seperti diketahui, 20 Juli merupakan hari terakhir PPKM darurat. Ada wacana pemerintah pusat akan memperpanjang kebijakan untuk menekan kasus Covid-19 tersebut, namun belum diputuskan.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan kebijakan tersebut masih berlaku hingga Rabu (21/7/2021) sampai ada pengumuman lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Innalillahi, 13 Dokter di Solo Meninggal Karena Corona

“Aturannya masih sama. Kami sejalan dengan pemerintah pusat,” katanya kepada wartawan melalui Zoom Meeting, Selasa (20/7/2021) sore.

Menurutnya, Pemkot Solo mencatat PPKM darurat terbukti efektif menekan laju penambahan kasus Covid-19 meski belum signifikan. Hal itu dilihat dari penambahan kasus harian yang terus turun.

Namun, jika ditilik dari BOR (tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate) belasan rumah sakit (RS) angkanya masih stabil tinggi. “Saya melihat sepertinya [PPKM Darurat] akan dilanjutkan. Kalau dilepas, takutnya menular lebih banyak. Harapan kami, pada pekan depan kasusnya mulai landai,” ucap Ahyani.

Baca Juga: Penutupan Jalan Solo Untuk PPKM Darurat Berlanjut? Kasatlantas: Sepertinya Iya…

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo itu mengatakan dari pantauan Google, Facebook, maupun NASA, mobilitas masyarakat masih tinggi kendati terus menurun.

Bantuan Untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dari yang tadinya hitam, kemudian merah dan oranye. Soal bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat, Sekda Pemkot Solo itu untuk masyarakat terdampak, kabarnya bakal mulai turun pada pekan ini. Pemerintah sudah menyiapkan bantuan sosial tunai (BST) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Kalau enggak ada yang ter-cover di dua jenis bantuan itu, akan di-backup menggunakan APBD, termasuk UMKM. Jumlahnya masih dihitung lagi untuk warga miskin baru yang terdampak PPKM Darurat karena tidak punya penghasilan,” jelasnya.

Baca Juga: PPKM Darurat Menekan Lonjakan Kasus Covid-19 di Solo

Ia menambahkan bantuan dari Pemkot Solo untuk warga terdampak PPKM darurat bisa berbentuk pangan atau uang. Kisarannya Rp500.000. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp9 miliar. Pihaknya bakal melakukan evaluasi PPKM Darurat dua pekan terakhir dan menyesuaikan aturannya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo, Arif Darmawan, mengatakan tak berhenti melakukan pengawasan meski PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli. Pengawasan diteruskan lagi sampai akhir Juli.

Berdasarkan evaluasi pada hari terakhir, terdapat penurunan pelanggaran sampai 80 persen. Pekan pertama tercatat hampir 2.300 pelanggaran sedangkan pada pekan kedua hanya 300-an pelanggaran. Totalnya 2.910 pelanggaran.

Baca Juga: Cegah Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman, Pemkot Solo: Manfaatkan Isolasi Terpusat

“Memang di pekan pertama kemarin masih sosialisasi, pekan kedua langsung penutupan [sanksi bagi tempat usaha yang melanggar aturan]. Makanya ada penurunan,” katanya.

Fokus pengawasan saat perpanjangan PPKM Darurat di antaranya masih pada beberapa sektor nonesensial yang buka dan restoran yang melayani makan di tempat.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Muhammad Rohani Gantikan Muh. Abdullah sebagai Anggota KPU Boyolali

Muh. Abdullah, yang dinilai telah melanggar kode etik setelah terlibat perkara kesusilaan.

Terowongan Gunung Pegat, Kokoh Berdiri Meski Berumur Hampir Seabad

Dari dalam terowongan disebut-sebut kerap mengeluarkan gas beracun serta pernah ada yang meninggal dunia

Buang Limbah Ciu Sukoharjo ke Anak Sungai Bengawan Solo, Pelaku Beralasan Hemat Biaya

Pelaku pembuangan limbah ciu ke anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo mengaku buang limbah ke sungai karena lebih hemat biaya.

Konflik Internal Persis Solo, Michele Kuhnle Akhirnya Meminta Maaf

Mantan Humas Persis Solo Michelle Kuhnle melalui ibundanya menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen PT PSS pimpinan Kaesang Pangarep.

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.