Pemkot Semarang Serahkan Pengembangan Taman Lele dan Tinjomoyo ke Pengelola Cimory

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang menggandeng swasta untuk berinvestasi mengembangkan Taman Lele dan Hutan Wisata Tinjomoyo, dua objek wisata yang selama ini dianggap belum terkelola optimal. Kedua objek wisata di Kota Semarang itu bakal dilengkapi ber bagai fasilitas, termasuk penginapan.

"Ada PT Indocitra Interwisata yang mencoba berinvestasi di Kota Semarang. Wilayahnya di sektor pariwisata. Kami coba bekerja sama," aku Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/4/2018). PT Indocitra Interwisata selama ini dinilai sukses mengelola Cimory on The Valley, Bawen, Kabupaten Semarang.

Rencananya, kata dia, akan dilakukan penataan ulang dan pembangunan di beberapa kawasan sebagai upgrade untuk kedua objek wisata itu sehingga lebih cantik, menarik, dan nyaman dikunjungi wisatawan. "Untuk Taman Lele, di situ ada hotel kelas melati yang akan dijadikan hotel bintang tiga dengan sebelas lantai, kemudian dibangun jogging track, panggung umum, taman bunga, dan seterusnya," katanya sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Minggu (8/4/2018).

Sedangkan untuk Hutan Wisata Tinjomoyo, kata dia, sudah dilakukan kajian bahwa di kawasan tersebut merupakan daerah patahan sehingga jika dibangun bangunan permanen pada umumnya akan mengalami kerusakan. Jadi, simpul dia, nantinya bukan bangunan permanen yang akan didirikan di tempat itu melainkan semacam karavan, rumah-rumah kayu yang akan dibangun di Hutan Wisata Tinjomoyo sehingga tidak terpengaruh dengan pergerakan tanah.

"Yang paling utama, Hutan Wisata Tinjomoyo akan dijadikan sebagai tempat konservasi tanaman langka. Kemarin [Jumat, 6/4/2018], sudah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman [MoU]," katanya.

Mengenai besaran anggaran yang dibutuhkan untuk pengembangan dua objek wisata itu, Hendi mengaku belum mengetahui secara detail karena masih menunggu perjanjian kerja sama (PKS). "Sekarang kan baru buat MoU, nanti dilanjutkan PKS. Rencananya, pihak investor akan melakukan pembangunan selama satu tahun. Mudah-mudahan, tahun depan sudah selesai pembangunannya," katanya.

Hendi menambahkan langkah menggandeng investor untuk pengembangan wisata Taman Lele dan Hutan Wisata Tinjomoyo ditempuh karena pengelolaan yang dilakukan di dua objek wisata itu belum optimal. "Pertama, belum optimal, terutama dari sisi pendapatan. Kedua, pengelolaan yang kurang sesuai harapan. Problemnya, anggaran pasti, kemudian kemampuan sumber daya manusia (SDM)," katanya.

Diakui politikus PDI Perjuangan itu, untuk kemampuan SDM masih harus belajar untuk pengelolaan sektor pariwisata secara profesional yang selama ini belum bisa dilakukan jajaran Pemkot Semarang. "Ini mumpung ada pihak swasta yang sudah profesional. Kemudian, ada beberapa tempat yang sudah mereka kelola dan kami sudah datangin, di antaranya Cimory. Kayaknya cocok ini dikembangkan," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Dispar Sleman: Hoax 35 Objek Wisata di DIY Sudah Buka

Beredar kabar di media sosial terkait 35 destinasi wisata di wilayah DIY dan sekitarnya yang sudah beroperasi, Dinas Pariwisata Sleman menyebut itu kabar bohong atau hoax.

Hasil Liga 1 2021-2021: Gol Ilham Udin Armaiyn Bawa Kemenangan PSM Makassar atas Persik Kediri

Babak pertama kedua tim masing-masing mencetak dua gol

Berburu Bocoran Avanza-Xenia Terbaru

Berburu bocoran Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia terbaru yang terpantau dari pendaftaran kode mobil baru.

Alex dan Azis, Dua Batu Sandungan Partai Golkar Menuju 2024

Alex Noordin dan Azis Syamsuddin telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi yang berbeda.

5 Faktor Ini Tentukan Tingkat Keparahan Efek Traumatis Anak Korban Kekerasan Seksual

Namun efek traumatis yang dirasakan setiap anak korban seksual berbeda-beda, tergantung sejumlah faktor.

Presiden Tanam Mangrove dan Lepas Tukik di Cilacap

Lepasliar 1.500 tukik penyu lekang dan tukik penyu hijau

Dispar Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Pelaku Usaha Buruan Daftar!

Dinas Pariwisata Kota Solo memfasilitasi pelaku usaha dan kantor instansi untuk pengajuan kode batang atau QR Code PeduliLindungi.

Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.

Hampir Sebulan Banjir Rendam Jalan Trans Kalimantan, Kendaraan Antre Melintas

Banjir merendam jalan nasional sepanjang 2,5 kilometer sejak Senin (30/8/2021)

Resmi! Eks Mensos Juliari Batubara Jadi Penghuni LP Tangerang.

Bila harta Juliari tidak mencukupi, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Yuk Buka Tabungan Secara Digital Melalui OCTO Savers CIMB Niaga

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mengakselerasi kapabilitas fitur dan layanan aplikasi digital banking OCTO Mobile untuk kemudahan nasabah.

Persis Solo Siapkan 3 Desain Jersey Penuh Filosofi

Bryan Barcelona mengatakan setiap desain jersey memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan dengan sejarah Persis maupun identitas tim sebagai klub dari Solo.

Menimba Air, Warga Tasikmadu Karanganyar Temukan Jasad Orang di Dalam Sumur

Jasad warga Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, ditemukan di dalam sumur oleh tetangga rumah kontrakannya, Kamis (23/9/2021).

Ini Dia Galaxy M22, HP Baru Samsung Harga Rp2 Jutaan

Samsung Galaxy M22 resmi hadir di Indonesia dan bakal dijual secara flash sale akhir bulan nanti.

Bersepeda, Wali Kota Madiun Semangati Warga dan Salurkan Bantuan

Kegiatan bersepeda itu selain menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat juga untuk memastikan warga patuh protokol kesehatan.