Kategori: Jateng

Pemkot Semarang Luncurkan UPKSAI, Anak Jalanan Jadi Perhatian


Solopos.com/Imam Yuda Saputra

Solopos.com, SEMARANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen menjamin akses kesejahteraan maupun sosial kepada anak-anak. Komitmen itu ditunjukkan dengan mendirikan Unit Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak Integratif di Gedung Juang 45, Kota Semarang, Senin (23/11/2020).

Pjs. Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto, mengatakan UPKSAI akan fokus pada penanganan kasus-kasus anak . Seperti anak rentan di jalanan, anak telantar, anak berhadapan dengan hukum, anak memerlukan perlindungan khusus, anak disabilitas, hingga anak putus sekolah.

Satpol PP Karanganyar Ciduk 6 Anak Jalanan

"Setelah di-launching, saya harap unit layanan ini bisa langsung dimanfaatkan. Teman-teman bisa berkolaborasi agar layanan ini bisa bermanfaat langsung kepada anak-anak di Kota Semarang," ujar Tavip.

Tavip menjelaskan UPKSAI merupakan bagian dari komitmen Pemkot Semarang dalam memberikan layanan kepada anak-anak. Dengan UPKSAI, Tavip berharap Kota Semarang bisa benar-benar menjadi kota layak anak. Ia juga ingin agar anak-anak bermasalah terutama yang hidup di jalanan, yang diambil dan dibawa ke panti oleh UPKSAI akan memperoleh hak-haknya. Hak seperti mendapat layanan kesehatan, pendidikan, psikologi, pengasuhan, jaminan dan pendampingan hukum, semua akan dilayani unit ini.

Kabur Saat Razia, Anak Jalanan di Klaten Ditabrak Sedan

Ia meminta kasus sosial pada anak jalanan dan anak telantar yang masih sering ditemukan di Kota Semarang bisa segera ditangani secara komprehensif. "Saya yakin ini tidak mudah untuk dilaksanakan, tapi mudah-mudahan dengan semangat dan komitmen kita semua bisa melaksanakan amanah dengan baik. Bagaimana pun juga kita memiliki tanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak-anak, baik anak kita sendiri maupun yang ada di lingkungan kita," tutur Tavip.

 

Share
Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy