Tutup Iklan

Pemkot Semarang Lestarikan 13 Hutan Kota

 Ilustrasi hutan kota di Kota Semarang. (JIBI/Bisnis/Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi hutan kota di Kota Semarang. (JIBI/Bisnis/Dok.)

Pemkot Semarang berkomitmen melestarikan 13 hutan kota.

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang berkomitmen mempertahankan dan melestarikan 13 hutan kota yang dimiliki ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu. Hutan kota itu kini bahkan dilengkapi dengan regulasi, yakni peraturan wali kota.

“Saat ini ada 13 hutan kota, di antaranya di Tinjomoyo, Gunung Talang, Krobokan, kawasan Undip, dan Unnes,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang Gunawan Saptogiri di Kota Semarang, Kamis (3/8/2017). Menurut dia, hutan kota harus dilestarikan sebagaimana mestinya dan fungsinya, dan tak kemudian dialihfungsikan sehingga perannya sebagai paru-paru kota menjadi hilang.

Ia menjelaskan dengan regulasi bisa menghindarkan dari alih fungsi hutan-hutan kota menjadi kawasan permukiman maupun industri. “Kami terus rawat hutan kota. Kalau ada pohon-pohon yang sudah tua diganti, dan ditambah dengan tanaman baru. Jadi, kondisi udara di Kota Semarang tetap terjaga kebersihannya,” katanya.

Ia mengatakan penghijauan juga terus digalakkan, terutama dengan terus menambah keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) di setiap kecamatan dalam setiap tahunnya. “Jadi, di setiap kecamatan setiap tahunnya akan bertambah satu RTH dan satu lapangan olahraga. Ya, untuk menggenjot penghijauan di Kota Semarang seiring progres pembangunan,” katanya.

Demikian halnya di taman-taman kota yang merupakan RTH, kata dia, keberadaannya juga mendapatkan perhatian, terutama dengan kelestarian ekosistem, dan flora-flora yang ada. Seiring dengan penghijauan, Gunawan melanjutkan Dinas Lingkungan Hidup juga mendorong masyarakat melakukan pengelolaan limbah sampah dengan bank sampah yang ada di kecamatan dan kelurahan.

“Saat ini, setidaknya sudah ada 50 bank sampah yang tersebar di berbagai titik. Masyarakat mengelola sampah itu dengan sistem 3R, yakni ‘reuse, reduce, and recycle’,” katanya.

Dengan pengelolaan sampah bersistem 3R, kata dia, masyarakat mendaur ulang sampah-sampah menjadi pupuk kompos, produk kerajinan, dan berbagai produk lain yang bernilai guna. “Kami terus mengajak masyarakat bersama komunitas-komunitas peduli lingkungan untuk memaksimalkan pengelolaan sampah. Kami hanya memfasilitasi ilmu, sarana, dan prasarana,” katanya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Gunawan mengakui menjadi salah satu modal Kota Semarang bisa meraih kembali Piala Adipura tahun ini. Pada tahun ini, keenam kalinya Kota ATLAS itu mendapatkan penghargaan tersebut. “Pertama dapat Adipura pada 2010, kemudian 2011 tidak dapat. Baru 2012-2017 mendapatkannya [Adipura] sehingga saat ini sudah keenam kalinya berturut-turut dapat Adipura,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Penipuan Modus Gendam di Semarang Diungkap, Korban Rugi Rp3 Miliar

Aparat Ditreskrimum Polda Jateng menangkap tersangka sindikat penipuan dengan modus gendam yang menggasak uang korbannya di Semarang mencapai Rp3 miliar.

Sebelum Meninggal, Satpam Gudang Rokok di Solo Sempat Minta Tolong

Korban kasus perampokan dan pembunuhan di gudang rokok di Jl. Brigjend Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo, bernama Suripto, sempat merintih meminta tolong kepada tersangka, RS alias S, 21, saat kejadian, Senin (15/11/2021) dini hari.

Asale Orang Jawa, Keturunan Siapa?

Ada berbagai versi yang menjelaskan asale orang Jawa hingga tersebar di berbagai belahan dunia.

Melihat Kesiapan Tes Ulang PCR Covid-19 di Bandara Soetta

Seorang pelaku perjalanan internasional, Agus Rakasiwi, mengeluhkan penanganan tes ulang PCR di Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang Banten Minggu (28/11/2021).

Warisan Vanessa Angel Jatuh ke Doddy Sudrajat, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternyata ada penyebab yang memicu warisan Vanessa Angel jatuh ke tangan ayahnya, Doddy Sudrajat, dan bukan ke anaknya.

Sadis, Perampok & Pembunuh Satpam Gudang Rokok di Solo Jalani 69 Adegan

Terdapat 69 adegan rekonstruksi kasus dugaan perampokan dan pembunuhan satpam gudang rokok di Jl. Brigjend Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo.

Legenda Syekh Subakir & Asale Gunung Tidar Pakunya Tanah Jawa

Asale Gunung Tidar yang disebut sebagai paku bumi di Tanah Jawa diyakini berkaitan dengan sosok ulama bernama Syakh Subakir.

Pengemudi Mercy Tabrakan di Tol JORR Jadi Tersangka, Gimana Nasibnya?

Polisi menetapkan pengemudi Mercy, MDS, 66, sebagai tersangka kasus kecelakaan beruntun di Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cakung.

Harga Minyak Goreng Naik Terus Sampai 2022, Ini Sebabnya Bund

Harga minyak goreng diprediksi akan terus naik hingga 2022 karena berbagai faktor.

Dilamar Sang Kekasih, Awkarin Pamer Cincin

Setelah dilamar kekasih, Awkarin pun pamer foto yang memperlihatkan jari-jarinya telah dihiasi cincin.

Miris! Warga di Bali Ini Tarik Air Danau Demi Bisa Minum & MCK

Sejumlah warga desa di Pulau Dewata Bali mengalami krisis air bersih selama bertahun-tahun.

Alumni ISI Solo Gelar Konser Karawitan di Taman Budaya Jawa Tengah

rangkian acara Pameran Seni Rupa dan Pertunjukan Alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Solo

3 Pemuda Boyolali Hendak Basmi Klitih Bak Hero, Malah Begini Nasibnya

Sebanyak 3 pemuda Boyolali, Jateng, yakni AA, 18, MAT, 18, dan AAT, 19, ditangkap polisi karena nekat membawa sajam, tetapi mereka mengaku akan menggunakan sajam untuk membasmi klitih.

Ikatan Cinta 30 November 2021: Andin Gak Boleh Dekat Reyna, Al Gimana?

Di bawah ini terdapat sinopsis atau bocoran sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Selasa, 30 November 2021 yang tayang di RCTI 19.45 WIB.

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Bisnis UDB Solo Kunjungi Griya Solopos

Sejumlah mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Bahasa Inggris, Fakultas Hukum dan Bisnis, Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo berkunjung ke Griya Solopos, Kamis (25/11/2021).

Misteri Gunung Tidar: Pakunya Tanah Jawa

Gunung Tidar yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, diyakini sebagai paku bumi Tanah Jawa.