ilustrasi orang gila, gelandangan psikotik. (Solopos-Dok)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang aktif mengantisipasi merebaknya pengemis menjelang dan sesudah Lebaran di ibu kota Jawa Tengah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan razia telah intensif digelar untuk mengantisipasi merebaknya pengemis. "Mereka memanfaatkan momen hari raya untuk beroperasi," katanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (21/5/2019).

Menurut dia, salah satu yang perlu diantisipasi yakni masuknya pengemis dari luar Kota Semarang. "Kalau tidak diantisipasi, mereka bisa lama beroperasi di Semarang," tambahnya.

Ia menjelaskan dasar penertiban para pengemis tersebut yakni Peraturan Daerah No. 5/2014 tentang Penanganan Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar serta Pengamen Jalanan. Ia menyebut selama Ramadan ini sudah puluhan pengemis dan gelandangan terjaring razia yang selanjutnya dibina.

Para pengemis dan gelandangan yang terjaring razia tersebut dibina di balai Resosialisasi Among Jiwo Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten