Pemkot Pekalongan Buka 527 Formasi CPNS dan PPPK

Pemerintah Kota Pekalongan membuka 527 formasi lowongan kerja untuk calon pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

 Ilustrasi perekrutan CPNS Pekalongan. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi perekrutan CPNS Pekalongan. (Antara)

Solopos.com, PEKALONGAN — Pemerintah Kota Pekalonganmembuka 527 formasi lowongan kerja untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Mengutip Antara, Minggu (11/7/2021), Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan Budiyanto, mengatakan 527 formasi tersebut terdiri atas 338 formasi CPNS yaitu 207 tenaga kesehatan dan 131 tenaga teknis, serta 189 formasi PPPK yaitu 140 guru dan 49 PPPK non-guru.

“Lowongan kerja tersebut sudah dibuka mulai 30 Juni 2021 hingga 21 Juli 2021. Akan tetapi pada pelaksanaan tes untuk CPNS dan PPPK akan berbeda yaitu peserta CPNS hanya mendapat kesempatan satu kali dan calon PPPK mendapat tiga kali kesempatan mengikuti tes,” katanya.

Baca Juga : Pemkot Pekalongan Jadikan Perpus Sebagai Pusat Kegiatan Warga

Ia menjelaskan PPPK 2021 akan memberikan peluang kepada para guru honorer untuk melakukan tes tiga kali karena sebagai afirmasi pemerintah kepada mereka yang sudah mengabdi.

Adapun tiga gelombang pelaksanaan tes PPPK guru, kata dia, tahap pertama akan dilakukan sekitar Agustus 2021, tahap kedua September atau Oktober 2021, dan ketiga pada Desember 2021.

“Pemerintah memberikan kesempatan tiga kali bagi guru honorer yang belum lulus pada tahap pertama dan bisa mengikuti tahap kedua, serta tahap ketiga,” katanya.

Baca Juga : Warga Pekalongan Langgar PPKM Langsung Ikut Swab Test

Budiyanto mengatakan masalah batas ambang (passing grade) dan syarat indeks prestasi kumulatif (IPK) untuk PPPK guru akan diatur dan dikeluarkan oleh Kemendibudristek. Pendaftaran calon aparatur sipil negara dan calon PPPK nonguru tersebut akan dilakukan melalui portal resmi SSCASN di www.sscasn.bkn.go.id.

“Syarat umum untuk mendaftar PPPK guru dan PPPK nonguru adalah berusia paling rendah 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. PPPK guru , usia maksimal 59 tahun saat mendaftar dan PPPK nonguru memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan,” katanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Jembatan Tiba-tiba Ambrol, Seorang Ibu Hilang Terbawa Arus

Seorang warga Kebumen, Jawa Tengah hanyut terbawa arus sungai ketika jembatan yang dilewatinya tiba-tiba ambrol.

Polda Jateng Ungkap Identitas WNA Turki Otak Pelaku Skimming ATM

Polda Jateng mengungkap identitas warga negara asing atau WNA asal Turki yang menjadi otak kejahatan skimming kartu ATM di wilayahnya.

Netizen Curhat Vaksin Berbayar Rp300.000, Ini Reaksi Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mendapat laporan dari warganet terkait vaksin Covid-19 berbayar Rp300.000 di wilayahnya.

Mantap! Bus Listrik Bakal Jadi Transportasi Umum di Jateng

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mewacanakan penggunaan bus listrik untuk transportasi umum.

Terkuak! Ada Peran WNA di Balik Pinjol Ilegal di Jateng

Ditreskrimsus Polda Jateng tengah memburu warga negara asing atau WNA yang berperan dalam praktik pinjaman online atau pinjol di wilayahnya.

Ketupat Sumpil: Makan Kupat Pakai Siput, Mau Coba?

Ketupat sumpil adalah olahan beras ketan yang dibungkus dengan daun pisang atau daun bambu dan disantap  dengan parutan kelapa/serundeng dan bumbu sambal.

Gua Kiskendo, Medan Tempur Subali & Sugriwa Ternyata Ada di Kendal

Menurut legenda, nama Gua Kiskendo diambil dari cerita pewayangan yang mengisahkan pertempuran sengit antara kawanan kera dan kawanan berkepala sapi dan kerbau.

Cek Lur! Ini Daftar 34 Perusahaan Pinjol Ilegal dari Polda Jateng

Ditreskrimsus Polda Jateng mengungkapkan daftar 34 perusahaan dan aplikasi pinjaman online atau pinjol ilegal yang dilaporkan meresahkan masyarakat.

Duh! Aksi Pemotor Onani di Jalan Kembali Terjadi di Pekalongan

Aksi pemotor yang melakukan onani di jalan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) kembali terjadi.

Keren! Semarang Bakal Punya Taman Parkur Seluas 500 Meter Persegi

Pemerintah Kota Semarang bakal membangun taman parkur sebagai tempat anak-anak muda menyalurkan hobi olahraga parkur atau parkour.

Serunya Beli Jajan Pakai Balok di Pasar Sawahan, Yuk Coba

Berbelanja di Pasar Sawahan Ungaran tidak menggunakan uang, tetapi balok kecil. Seru banget hlo.

Roti Ganjel Rel Khas Semarang Unik & Langka, Pernah Coba?

Roti ganjel rel merupakan kuliner unik dan langka khas Semarang yang resepnya warisan dari zaman Belanda.

Mantap! Vaksinasi Pelajar di Kota Semarang Sudah Capai Target

Capaian vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar atau remaja 12-17 tahun di Kota Semarang sudah memenuhi target yang ditetapkan.

Pemprov Jateng Ajak UMKM Bertahan di Masa Pandemi Lewat Pelatihan

Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jateng mengajak UMKM bertahan di tengah pandemi Covid-19 dengan menyelenggarakan pelatihan untuk 30 pelaku UMKM di sekitar proyek tol Semarang-Demak.

Perempuan Asal Semarang Tertabrak KA Barang di Grobogan

Seorang perempuan meninggal tertabrak KA barang jurusan Surabaya – Jakarta di jalur rel kereta api di Desa Mojoagung, Karangrayung, Grobogan.