Pemkot Madiun Tutup Akses di Malam Tahun Baru 2021

Pemkot Madiun kembali mengeluarkan kebijakan penutupan akses masuk ke Kota Madiun pada malam Tahun Baru 2021.

SOLOPOS.COM - Panorama malam Kantor Pemkot Madiun. (Madiunkota.go.id)

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kota Madiun kembali mengeluarkan kebijakan penutupan akses kota pada malam pergantian ke tahun 2021. Warga luar kota dilarang pemkot masuk Kota Madiun pada malam Tahun Baru 2021 mulai Kamis (31/12/2020) pukul 22.00 WIB.

Kebijakan itu diberlakukan khusus pada malam pergantian tahun dari tahun 2020 ke 2021. Tujuannya adalah untuk mengurangi kepadatan di wilayah kota pada malam pergantian tahun.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan seluruh akses masuk kota akan ditutup pada pukul 22.00 WIB. Dia menegaskan pada malam tahun baru, tidak ada kegiatan hiburan yang mendatangkan kerumunan warga.

Kata Fengsui Kendaraan di Depan Rumah Pengaruhi Energi Positif

“Untuk ngerem Covid-19, tidak ada kegiatan untuk memeriahkan tahun baru. Dimeriahkan di rumah saja,” jelas dia, Selasa (22/12/2020).

Maidi menyampaikan pihaknya juga akan menutup akses masuk ke Pahlawan Street Center pada pukul 20.00 WIB. Seluruh kendaraan bermotor dilarang melewati PSC pada waktu tersebut.

Boleh Jalan-Jalan

“Kalau jalan-jalan saja boleh. Tapi tidak boleh bawa kendaraan bermotor,” ujarnya terkait aktivitas warga yang bakal direstui Pemkot Madiun pada malam Tahun Baru 2021.

Kebijakan ini diberlakukan sebagai antisipasi gelombnag pengunjung pada malam tahun baru. Selain itu, juga menjadi upaya pemkot untuk menekan angka penularan Covid-19.

Kantong Kering, Pria dari Balikpapan Nekat Menyeberang Laut Pakai Galon

Saat ini kondisi penularan Covid-19 di Kota Madiun cukup mengkhawatirkan. Hal itu terlihat dari jumlah kasus yang semakin banyak.

Pemkot Madiun juga tidak menyelenggarakan kegiatan khusus pada malam Tahun Baru 2021.

Terkait perayaan Natal, pemkot mengeluarkan surat edaran khsuus. Terutama dalam penerapan 3M di lingkungan gereja. Selain itu juga mengimbau jemaat dari luar kota untuk menyertakan surat keterangan swab atau rapid test dengan hasil negatif.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Gerakan Santri Bermasker, Upaya Putus Persebaran Covid-19 di Jatim

Solopos.com, MADIUN -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Polda Jatim meluncurkan Gerakan Santri Bermasker. Program ini sebagai salah...

BTN Sumbang 2.000 Health Kit untuk Madiun

Solopos.com, MADIUN — Bank Tabungan Negara Madiun menyumbang 2.000 health kit untuk warga melalui pemerintah kota setempat. BTN memberikan...

2.155 Tenaga Kesehatan di Madiun Sudah Vaksinasi Covid-19

Solopos.com, MADIUN -- Seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Madiun telah menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Selanjutnya, ribuan nakes tersebut...

Kisah Wartawan Solopos Penyintas Covid-19: "Di Ruang Isolasi, Saya Belajar dari Pandemi"

Solopos.com, MADIUN -- Dunia seakan berhenti berputar saat saya menerima panggilan telepon dari seorang petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan...

Sebagian Pengusaha di Jatim Keberatan Rencana PSBB, Ini Alasannya

Solopos.com, SURABAYA - Sejumlah pengusaha dari berbagai sektor di Jawa Timur tampak keberatan dengan rencana pemberlakukan pembatasan sosial atau...

Beda dengan Sebelumnya, Wagub Emil Sebut Mekanisme PSBB Jatim Masih Dirumuskan

Solopos.com, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan saat ini Pemprov Jatim masih dalam membahas dan...

Bikin Meleleh, Mahasiswa Madiun Beri Kejutan Manis Dosen

Solopos.com, MADIUN — Ucapan terima kasih dari mahasiswa kepada dosen memang sedang menjadi topik pembicaraan hangat. Aksi yang juga...

Ganjar: Tak Ada RS di Jateng Terima Pre-Order Vaksin Covid-19

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan tidak ada rumah sakit di wilayahnya yang melayani pemesanan atau...

Pemerintah Siapkan Vaksin Covid-19, Saat Ini Masyarakat Diminta untuk Disiplin Prokes

Solopos.com, MADIUN -- Pemerintah saat ini sedang menyiapkan vaksin Covid-19 bagi masyarakat. Rencananya vaksinasi ini mulai dilakukan pada awal...