Taruna API Madiun mencium bendera merah putih saat wisuda angkatan kedua API Madiun, Kamis (30/8/2018). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bekerja sama dengan Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) akan membuka satu ruang kelas yang dikhususkan bagi putra-putri asal Kota Madiun.

Sekda Kota Madiun, Rusdiyanto, mengatakan satu kelas tersebut akan diisi oleh 24 orang. Siswa dari SLTA yang bisa masuk di program tersebut yaitu yang berprestasi namun memiliki keterbatasan dari sisi ekonomi.

Biaya pendidikan 24 taruna-taruni di kelas khusus itu akan ditanggung APBD Kota Madiun. "Untuk mekanisme rekrutmen kelas khusus itu akan mengikuti penerimaan  taruna-taruni API," kata dia seusai rapat koordinasi di Kampus API, Senin (20/5/2019).

Sekda menegaskan syarat khusus yang harus dipenuhi yaitu harus memiliki KTP Kota Madiun dan berprestasi namun kurang mampu dari segi ekonomi. Nantinya, Pemkot akan membiayai seluruh biaya pendidikan bagi 24 taruna-taruni di kelas khusus itu.

"Biaya yang akan ditanggung yaitu biaya keseluruhan selama pendidikan dan biaya asrama," jelas dia.

Direktur API, Jamaludin, mengatakan pihaknya akan menyiapkan dua prodi untuk memenuhi 24 orang calon taruna-taruni yang diprioritaskan bagi masyarakat Kota Madiun.

Dua prodi tersebut yaitu manajemen transportasi perkeretaapian dan teknik bangunan dan jalur perkeretaapian. "Untuk tahapan seleksi akan dibuka pada awal Juli mendatang," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten