Pemkot Madiun Gelontorkan Rp4,7 Miliar untuk Lapak UMKM, Banyak Banget?

Pemerintah Kota Madiun bakal mengalokasikan anggaran Rp4,7 miliar untuk pengembangan dan penyempurnaan lapak UMKM yang ada di kelurahan.

 Wali Kota Madiun, Maidi. (Istimewa/Pemkot Madiun)

SOLOPOS.COM - Wali Kota Madiun, Maidi. (Istimewa/Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bakal mengalokasikan Rp4,7 miliar untuk pengembangan dan penyempurnaan lapak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tingkat kelurahan.

Setiap kelurahan di Madiun bakal mendapat anggaran berbeda-beda. Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan pengembangan lapak UMKM di kelurahan akan disempurnakan pada 2022.

PromosiMengenang Kerusuhan Mei 1998 di Solo, Ratusan Toko Dibakar Massa

Baca Juga : Pemkot Madiun Kembangkan Lapak UMKM di 27 Kelurahan

Pemkot telah menyiapkan anggaran miliaran rupiah untuk program ini. “Tahun ini kami gelontorkan lagi anggaran untuk lapak. Saya minta segera saja direalisasikan. Segera selesai, segera bisa dioptimalkan,” kata dia Kamis (27/1/2022).

Maidi menyampaikan besaran anggaran yang digelontorkan kepada masing-masing kelurahan berbeda sesuai usulan. Kecamatan Kartoharjo bakal mendapatkan Rp2 miliar, Kecamatan Taman Rp2,2 miliar, dan Kecamatan Manguharjo akan mendapatkan Rp485 juta.

Baca Juga : Ini Cara Pemkot Madiun Genjot Perekonomian Masyarakat di Tengah Pandemi

Kecamatan Manguharjo mendapatkan anggaran lebih kecil dibandingkan dua kecamatan lain. Hal ini karena penyempurnaan lapak UMKM kelurahan di Kecamatan Manguharjo sudah dioptimalkan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021.

Lebih lanjut, pemkot dua tahun terakhir telah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan lapak UMKM. Pada 2020, pemkot menganggarkan Rp7 miliar.

Baca Juga : Pemkab Karanganyar Sebar Etalase Produk UMKM di Kawasan Wisata

Kemudian, pada 2021, pemkot menganggarkan Rp10 miliar. Saat ini ada 27 lapak UMKM di seluruh kelurahan dengan konsep dan desain lapak berbeda-beda.

“Ada banyak yang ingin datang melihat lapak kami. Termasuk, Gubernur Jateng, Ganjar. Makanya segera dilaksankaan. Prinsipnya, lapak ini harus maksimal. Angaran kami cukupi. Pedagang juga harus maksimal memberikan pelayanan,” jelas Maidi.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Bermodus Kemasan Bubuk Kopi, BNNP Jatim Bongkar Peredaran Ganja 16,9 Kg

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur membongkar peredaran narkoba jenis ganja dengan barang bukti sebanyak 16,9 kilogram.

Korban Meninggal Kecelakaan di Tol Surabaya Bertambah Jadi 15 Orang

Korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto bertambah menjadi 15 orang.

Sopir Bus Kecelakaan Maut di Tol Surabaya Ditetapkan Jadi Tersangka

Sopir bus PO Ardiansyah yang mengalami kecelakaan maut di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto ditetapkan sebagai tersangka.

Mantap! Pemkot Madiun Bangun Pondok Lansia, 2023 Sudah Bisa Ditempati

Pemerintah Kota Madiun kini tengah membangun pondok khusus bagi warga lanjut usia.

Jos! Pemkab Ponorogo Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-Turut dari BPK

Pemkab Ponorogo berhasil mempertahankan selama sepuluh tahun berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

2 Pelaku Pembalakan Liar Hutan di Ponorogo Ditangkap, 3 Pelaku Diburu

Dua dari lima pelaku pembalakan liar hutan lindung di Kabupaten Ponorogo berhasil dibekuk.

Awalnya Flu & Kejang, Puluhan Sapi di Magetan Terkonfirmasi Positif PMK

Puluhan ekor sapi di Kabupaten Magetan terkonfirmasi positif PMK dengan gejala awal flu dan kejang-kejang.

Kreatif! Kakek-Kakek di Madiun Ini Ubah Limbah Kayu Jadi Miniatur Truk

Seorang kakek-kakek di Kabupaten Madiun ini mengubah limbah kayu menjadi kerajinan truk yang bernilai ekonomi.

Sadis, Pemuda Bunuh Teman Kencannya Pakai Pisau di Hotel Kediri

Pemuda asal Jombang membunuh teman kencannya di salah satu hotel di Kediri.

Waduh, 2 Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Ada Luka di Mulut dan Kaki

Dua ekor sapi di Kabupaten Madiun dinyatakan suspek penyakit mulut dan kaki (PMK).

9 Rumah di Pasuruan Dihantam Truk Bermuatan Pasir, Diduga Rem Blong

Dump truk berpelat nomor M 8148 UG bermuatan pasir batu menabrak sembilan bangunan rumah warga di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Belum Direlokasi saat Revitalisasi Dimulai, Pedagang Pasar Sleko Ngeluh

Sejumlah pedagang Pasar Sleko, Kota Madiun, mengeluh karena belum direlokasi saat proyek revitalisasi pasar tersebut dimulai.

Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Ruko & Mobil, 1 Orang Meninggal

Truk kontainer menabrak rumah toko dan mobil di kawasan Simpang 3 Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (18/5/2022). D

Bahasa Walikan Malang Ada Sejak Zaman Belanda, Dulu Dipakai Jadi Sandi

Bahasa Walikan Malang ternyata sudah ada sejak zaman Belanda, dahulu digunakan prajurit sebagai kode atau sandi.

Ratusan Sekolah di Ponorogo Tak Miliki Kepsek, Kenapa Ya?

Ratusan sekolah di Ponorogo tidak memiliki kepala sekolah definitif.