Tutup Iklan

Pemkot Madiun Buka Rekrutmen Pemulasaraan Jenazah Covid-19, Gajinya Rp1,8 Juta Per Bulan

Pemerintah Kota Madiun membuka rekrutmen sukarelawan tim pemulasaraan jenazah untuk pasien Covid-19 dengan gaji Rp1,8 jura per bulan.

 Wali Kota Madiun Maidi menyiapkan bantuan sembako bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, Senin (19/7/2021). (Istimewa/Pemkot Madiun)

SOLOPOS.COM - Wali Kota Madiun Maidi menyiapkan bantuan sembako bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, Senin (19/7/2021). (Istimewa/Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kota Madiun membuka rekrutmen sukarelawan tim pemulasaraan jenazah untuk pasien Covid-19. Pemkot bakal memberikan upah senilai Rp1,8 juta per bulan.

Dibukanya rekrutmen sukarelawan ini karena ada peningkatan jumlah kasus kematian yang harus dimakamkan secara protokol kesehatan. Sedangkan tim pemulasaraan jenazah sangat terbatas jumlahnya.

Baca Juga: Jatuh di Jeglongan Jl Sragen-Ngawi Sambungmacan, Warga Gondang Sragen Meninggal

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan angka kematian yang proses pemakamannya dengan protokol kesehatan cukup tinggi. Bahkan sehari ada 21 orang yang meninggal dan dimakamkan secara protokol kesehatan.

Atas kondisi itu, dia membuka lowongan pekerjaan untuk menjadi sukarelawan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. Maidi mempersilakan siapa saja untuk mendaftar dengan syarat harus kuat dan berani dalam proses pemulasaraan jenazah.

“Siapa saja yang mau jadi relawan datang ke sini. Langsung saya kasih SK. Diberi gaji Rp1,8 juta per bulan,” kata dia kepada wartawan, Senin (19/7/2021).

Baca Juga: Berontak, Sapi Kurban Lepas Nyemplung Got di Jalan Solo-Tawangmangu Karanganyar

Maidi menuturkan dibutuhkan saat ini sebanyak 15 orang sukarelawan pemulasaraan jenazah. Dia berharap masyarakat bisa ikut mendaftar supaya segera tergabung dalam tim.

“Sudah ada banyak tenaga medis dan kesehatan yang terpapar Covid-19. Kalau ada banyak sukarelawan, tentu bisa kita atur jam kerjanya. Kalau bisa jangan sampai tiga sif, tapi empat sif biar beban kerja tidak terlalu berat,” jelas dia.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Capaian Vaksinasi Pelajar di Madiun 90%, Seluruh Sekolah Gelar PTM

Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun menyebut seluruh sekolah telah menggelar pembelajaran tatap muka menyusul capaian vaksinasi pelajar yang berada di angka 90%.

Kisah John Lobo, Guru Katolik di Mojokerto yang Ikut Bangun Masjid

Ini sangat berkesan bagi saya yang sehari-hari berdinas sebagai Guru Agama Katolik di SMA Negeri 2 Kota Mojokerto.

839 Mahasiswa Unipma Diwisuda, Ini Pesan Rektor dan Wali Kota Madiun

Wali Kota Madiun, Maidi, dan Rektor Unipma, Parji, berpesan kepada 839 wisudawan Unipma supaya dapat mengimplementasikan ilmu kuliah ke dunia kerja.

Mantap! Pemkot Madiun Peringkat Kesatu BKN Award 2021 Kategori Pertama

Pemkot Madiun mendapat penghargaan dalam ajang BKN Award 2021 kategori pertama atau kategori Perencanaan Kebutuhan, Pelayanan Pengadaan, Kepangkatan dan Pensiun.

Tabrak Sepeda Motor, Bus Restu Terguling di Jalan Madiun

Bus Restu berpelat nomor N 7643 UG terguling di Jalan Raya Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (27/11/2021).

Mobil Rombongan Santri Jombang Ditabrak Truk di Kediri, 4 Meninggal

Truk tronton yang melaju dari arah selatan ke utara berjalan terlalu ke kanan sebelum akhirnya menabrak Isuzu Elf yang ditumpati para santri dari Jombang. Sopir truk tronton itu kabur.

Pemkot Madiun Bikin Majelis Taklim Khusus Janda, Ini Tujuannya

Maidi menuturkan saat ini ada sekitar 20.000 janda maupun duda yang ada di Kota Madiun.

Pasutri Bertengkar di Jalan Madiun, Polisi Tak Lanjut Proses Hukumnya

Polisi tak memproses hukum kasus pertengkaran suami istri di Madiun yang viral karena kedua pihak tak membuat aduan.

Ini Penyebab Dua Sejoli Viral Gara-gara Bertengkar di Tepi Jalan Madiun

Video pertengkaran dua sejoli berstatus suami istri di tepi Jalan Raya Madiun-Ponorogo Kabupaten Madiun dan viral di dunia maya itu dipicu perselingkuhan.

Viral! Dua Sejoli Bertengkar di Tepi Jalan Madiun, Gara-Gara Pelakor?

Video perempuan bertengkar dengan pria viral di media sosial dan pesan aplikasi WhatsApp diduga dipicu keberadaan perebut laki orang atau dikenal istilah pelakor.

APBD Ponorogo Tahun 2022 Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Raperda tentang APBD Kabupaten Ponorogo tahun 2022 telah disetujui terkait program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Ponorogo.

Robyek, Pria Ponorogo Bongkar Makam Istri Ternyata Alami Gangguan Jiwa

Warga Dusun Kidul, Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Robyek, 58, yang nekat membongkar makam istrinya, Simpen, ternyata mengalami gangguan jiwa.

Hari Guru, Dinas Pendidikan Madiun Beri Penghargaan Guru Berprestasi

Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang berprestasi dan inspiratif pada peringatan Hari Guru Nasional 2021.

Asale Madiun Jadi Kampung Pesilat & Kota Pendekar

Wilayah Madiun, Jawa Timur, menjadi basis pesilat sejak zaman dulu, begini sejarahnya.

Dapat Bisikan Gaib, Pria di Ponorogo Bongkar Makam Istrinya 2 Kali

Aksi pertama Robyek membongkar makam istrinya, Simpen, ketahuan warga dan diminta pulang. Masih penasaran dengan istrinya yang ia anggap masih hidup, Robyek kembali gali makam Simpen.