Pemkot Madiun Batalkan Sebagian Besar Proyek Fisik Karena Corona
Puluhan kontraktor yang menggarap berbagai proyek fisik di Kota Madiun mengikuti evaluasi kinerja yang dipimpin Wali Kota Madiun, Maidi, di gedung bersama Pemkot Madiun, Kamis (14/5/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN -- Pandemi Corona membuat Pemkot membatalkan sebagian besar proyek fisik pada tahun 2020. Hanya 25% pekerjaan fisik yang dikerjakan sepanjang tahun ini.

Anggaran pembangunan fisik yang dibatalkan itu dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Kota Pendekar tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Madiun, Suwarno, mengatakan nilai total anggaran pekerjaan fisik yang dibatalkan pada tahun ini mencapai Rp70 miliar. sebagian besar pembangunan fisik yang dibatalkan itu merupakan proyek-proyek yang bisa ditunda hingga tahun depan.

Meski Ada Covid-19, Pembangunan Jl. Pahlawan dan Taman Sumber Umis Kota Madiun Jalan Terus

"Sebagian besar ya proyek pembangunan saluran lingkungan yang dibatalkan," kata Suwarno seusai mengevaluasi kinerja pembangunan fisik yang dikerjakan kontraktor, Kamis (14/5/2020).

Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan proyek-proyek pembangunan yang ditunda itu pekerjaan yang memakan anggaran antara Rp700 juta hingga Rp800 juta.

"Ada proyek besar yang juga kita tunda seperti pembangunan pasar bunga, Peceland, Pasar Sleko. Dan sebagian besar memang saluran lingkungan di kelurahan," ujar dia.

Situs Ini Bisa Mengecek Kamu Sudah Siap Nikah Atau Belum

Maidi menyampaikan untuk saat ini proyek yang masih dilanjutkan yaitu proyek pembangunan untuk usaha kreatif. Hal ini supaya setelah wabah ini selesai, perekonomian masyarakat bisa tetap berjalan.

Dia meminta para kontraktor yang mengerjakan berbagai proyek pembangunan untuk bekerja maksimal. Pemkot mengancam akan mencairkan anggaran pada akhir tahun kalau pekerjaan yang dikerjakan tidak baik.

 

Sumber: madiunpos.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho