Buruh tani memanen padi di lahan pertanian di Kelurahan Kelun, Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (16/3/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kota Madiun bakal memberikan bantuan pupuk kepada para petani dengan anggaran sekitar Rp1 miliar. Untuk itu para petani tidak perlu resah terkait ketersediaan pupuk selama masa tanam 2020.

Seperti diketahui, pemerintah pusat mengurangi alokasi bantuan pupuk bersubsidi kepada para petani pada 2020. Sebagai antisipasi kekurangan pupuk, Pemkot Madiun akan memberi bantuan kepada para petani dengan anggaran Rp1 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membeli pupuk NPK plus. Pupuk ini memiliki kualitas yang lebih baik dari pupuk bersubsidi.

Kepala Seksi Sarana Produksi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) Kota Madiun, Irsad Dawami, mengatakan pihaknya masih berkoordinasi terkait pemberian bantuan pupuk ini. Rencananya, pupuk bantuan yang diberikan kepada petani sebanyak 126 ton.

Pupuk ini akan diberikan kepada 30 kelompok tani yang telah berbadan hukum Indonesia (BHI). Dia menyebut, kelompok tani di Kota Madiun ada 39, tetapi yang berbadan hukum Indonesia hanya 30 kelompok. Sedangkan Sembilan lainnya belum.

“Kami berharap kelompok tani yang belum BHI bisa mengurus administrasinya, sehingga bisa mendapatkan bantuan pupuk dari pemerintah pusat maupun daerah,” kata dia, Jumat (24/1/2020).

Wali Kota Madiun, Maidi, meminta para petani tidak perlu resah atas pengurangan pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat. Pemkot akan membantu supaya bisa petani bisa mendapatkan hasil produksi secara maksimal.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten