Pemkot Jogja Akan Menerapkan Sistem Parkir Kompak, Apa Itu?

Pemkot jogja akan menata lahan parkir di tepi jalan umum. Ke depan, parkir akan dibuat dengan sistem kompak.

 Ilustrasi - Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali Yogyakarta. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi - Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali Yogyakarta. (Antara)

Solopos.com, JOGJA -- Dinas Perhubungan Kota Jogja akan menata pengelolaan parkir di tepi jalan umum untuk mengatasi ketersediaan lahan yang terbatas. Salah satunya memanfaatkan perkembangan teknologi parkir yang semakin canggih yaitu dengan metode parkir compact  alias kompak yang tidak membutuhkan lahan luas.

“Karena luas lahan di Yogyakarta terbatas, maka dibutuhkan metode khusus untuk penyediaan lahan parkir dengan kapasitas cukup tetapi tidak membutuhkan lahan luas,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif di Yogyakarta, Senin (19/4/2021).

Oleh karenanya, lanjut dia, teknologi parkir kompak dapat menjadi salah satu solusi yang bisa dimanfaatkan untuk penataan parkir tepi jalan umum. Khususnya untuk parkir sepeda motor.

Agus mengatakan pemanfaatan teknologi parkir kompak tersebut sudah dilakukan oleh salah satu rumah sakit di Kota Jogja. Mereka membangun tempat parkir untuk sepeda motor dengan cara bertumpuk sehingga tidak membutuhkan lahan parkir yang luas.

Baca Juga: Pilkades Serentak di Kulonprogo Digelar di 68 Desa, September 2021

Dengan adanya gedung parkir tersebut, diharapkan tidak akan ada lagi parkir sepeda motor di tepi jalan umum. “Seperti membangun lemari parkir untuk sepeda motor. Jadi tidak membutuhkan lahan luas. Teknologinya sudah ada, dan kami akan mendorong pemanfaatan teknologi ini untuk mengatur parkir tepi jalan umum,” katanya.

Mata Pencaharian Juru Parkir

Pemanfaatan parkir tersebut juga diyakini tidak akan mengurangi mata pencaharian juru parkir yang selama ini menggangtungkan pendapatan mereka dari parkir tepi jalan umum.

Permasalahan yang dihadapi Kota Jogja, lanjut Agus, adalah adanya parkir tepi di jalan umum di sepanjang tempat usaha atau pusat kegiatan perekonomian.

“Padahal, rata-rata lebar jalan di Yogyakarta tidak terlalu luas sehingga menimbulkan hambatan arus lalu lintas,” katanya.

Baca Juga: Soal Rencana Penyekatan Arus Mudik di Sleman, Masih Tanda Tanya

Jika parkir tepi jalan tersebut dapat ditata, maka diharapkan arus lalu lintas menjadi semakin lancar, pertumbuhkan ekonomi pun meningkat dan tercipta estetika di Kota Yogyakarta.

“Hanya saja, untuk penataan parkir ini membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Jadi, tidak harus dari pemerintah yang mengupayakan penataan parkir atau penyediaannya,” katanya.

Pada tahun anggaran 2021, Pemkot Jogja berencana membangun gedung parkir kompak untuk sepeda motor di kompleks Balai Kota.


Berita Terkait

Berita Terkini

Cuaca di Soloraya Panas Pol, Ini Sebabnya

Inilah penyebab cuaca di Soloraya terasa panas selama beberapa hari terakhir.

Tenggelamnya KRI Nanggala Diyakini Bukan Karena Human Error

KSAL Yudo Margono memupus spekulasi yang mengaitkan nahas kapal selam KRI Nanggala-402 dengan human error atau kesalahan manusia.

Modus Baru Terungkap di Solo, Narkoba Dibungkus Kemasan Permen untuk Kelabui Polisi

Satuan Reserse Narkotika Polresta Solo mengungkap 18 kasus perkara dengan 22 tersangka penyalahgunaan narkotika dalam satu bulan terakhir.

TNI Sebut KRI Nanggala-402 Sudah Tidak Bersuara, Apa Maksudnya?

KRI Nanggala-402 sudah tak lagi bersuara. Hanya sonar yang bisa mendeteksi keberadaan kapal selam tersebut.

Pengemis Muda Pura-pura Lumpuh Ditangkap di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Kantongi Uang Rp500.000

Seorang pengemis muda yang berpura-pura lumpuh dan ditangkap di Pasar Ir Soekarno mengantongi uang Rp500.000.

Menko Airlangga Sebut THR Perkuat Daya Beli Masyarakat, Ini Penjelasannya

Pemberian THR karyawan dan buruh pada Lebaran 2021 adalah upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi di Indonesia.

Jozeph Paul Zhang Pernah Jualan Komputer & Ber-KTP Salatiga

Polres Kota Salatiga turut melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus penistaan agama Jozeph Paul Zang yang pernah tinggal di kota itu.

Warga Dengar Bunyi Klakson Panjang Saat 2 Truk Molen Tabrakan di Ngargoyoso

Warga di sekitar lokasi kejadian sempat meendengar bunyi klakson panjang sebelum dua truk molen kecelakaan di Ngargoyoso.

AJI Solo Gelar Webinar Soal Fakta & Mitos Vaksinasi Covid-19, Yuk Ikutan

AJI Kota Solo menggelar webinar yang mengulas seluk-beluk fakta dan mitos seputar vaksinasi.

Pemkot Jogja Akan Menerapkan Sistem Parkir Kompak, Apa Itu?

Pemkot jogja akan menata lahan parkir di tepi jalan umum. Ke depan, parkir akan dibuat dengan sistem kompak.

Bocah di Karangpandan Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Bocah laki-laki warga Kampung Kidangan RT 002/ RW 006, Doplang, Karangpandan meninggal karena tenggelam saat mandi di sungai.

Agenda Bupati Karanganyar Selama Ramadan, Tausiah Pagi hingga Tarawih Keliling

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mempunyai sejumlah agenda khusus selama Ramadan. Agendanya sudah dimulai sejak hari pertama Ramadan, Selasa (13/4/2021).

MU Lolos ke Semifinal Liga Europa Seusai Berbesar Agregat atas Granada

Manchester United (MU) lolos ke semifinal Liga Europa seusai mempertegas agregat atas Granada lewat kemenangan 2-0

Tak Ada RT Zona Merah dan Oranye di Klaten, Kegiatan Ibadah Ramadan Bisa Digelar di Masjid

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri. Ibadah tak boleh di masjid jika di wilayah zona merah.

10 Tahun Terkatung-katung, Jagal Kartasura Segera Dieksekusi Hukuman Mati

Eksekusi hukuman mati terhadap jagal asal Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Yulianto bin Wiro Sentono tinggal didepan mata, setelah 10 tahun lamanya terkatung-katung.

Donasi Terkumpul Rp606 Juta, Alfian Siswa SMK Klaten Yang Tersetrum Listrik Saat PKL Bisa Beli Tangan Robotik?

Alfian, siswa SMK di Klaten yang tersetrum listrik hingga keduanya harus diamputasi saat PKL ingin membeli tangan robotik.