Pemkab Wonogiri Sambut Baik Inpres Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menyambut baik Instruksi Presiden No. 7/2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

 Salah satu stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU yang dibangun PLN. (Moladin.com)

SOLOPOS.COM - Salah satu stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU yang dibangun PLN. (Moladin.com)

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menyambut baik Instruksi Presiden No. 7/2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pemkab Wonogiri menilai program ini sangat masuk akal menyusul saat ini perkembangan teknologi begitu pesat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Haryono, mengatakan Pemkab hanya dapat mengikuti instruksi pemerintah pusat, termasuk perihal penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional dinas. Hanya, pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarana pendukung.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Pemerintah juga harus menjelaskan cara pengadaan kendaraan listrik tersebut. Apakah dengan cara memodifikasi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi berbasis listrik atau membeli kendaraan listrik baru. 

“Prinsip utamanya, selama [inpres itu] bisa kami tindak lanjuti, akan kami tindak lanjuti. Tapi kalau tidak bisa, akan kami laporkan ke pusat,” kata Haryono saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya di Kantor Sekretariat Daerah Wonogiri, Kamis (15/9/2022).

Dia melanjutkan, penggunaan kendaraan listrik tidak bisa berbicara pengadaan kendaraan saja karena harus didukung sarana lain, seperti tempat isi ulang baterai, bengkel, dan penjual atau dealer kendaraan listrik. Hal tidak kalah penting terkait masalah anggaran karena tidak mungkin melakukan pengadaan kendaraan listrik tanpa ada anggaran.

Baca Juga: Redam Kenaikan Subsidi, Pemerintah Berniat Membatasi Penjualan Kendaraan BBM

“Masih banyak yang perlu dipikirkan, misalnya kendaraan itu nanti harganya berapa, ketersediaannya berapa, pengadaannya bagaimana. Kemampuan keuangan Pemkab bagaimana. Mekanisme pengadaannya kami belum tahu. Apakah bisa nanti mobil lama itu dimodifikasi atau justru beli kendaraan listrik baru,” ujar dia.

Jika kondisi saat ini memang harus melakukan hal tersebut, lanjut Haryono, Pemkab akan mengikuti. Artinya, jika kebijakan itu untuk menuju arah yang baik, yaitu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak, Pemkab Wonogiri menyambut baik program tersebut. Kendati begitu, Pemkab Wonogiri belum tahu kapan program itu akan terealisasi.

“Mungkin setiap daerah berbeda. Misalnya Wonogiri dan Jakarta jelas beda. Mungkin mereka [Jakarta] sudah siap 2-3 tahun. Wonogiri belum tentu karena sarana dan prasarananya belum memadai. Kalau kendaraan [penjual] dan sarananya memadai, kami siap,” ucap Haryono.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Pemkab Boyolali Gelar Pengajian Maulid Nabi, Sekda: Terbesar Seusai Pandemi

      Sekda Boyolali meminta semua elemen untuk meramaikan kegiatan tersebut, baik warga muslim atau nonmuslim.

      Waspada, Sudah 207 Pohon Tumbang di Sragen Akibat Angin Kencang

      Kepala BPBD Sragen Agus Cahyono menyatakan jalur angin di Sragen berada di Kecamatan Plupuh, Tanon, Kedawung, Gondang, dan Sambirejo.

      LK3 Boyolali: Pelaku KDRT Sudah Tidak Sayang pada Pasangan

      Kalau pasangan sayang, pasti akan berpikir dua kali untuk menyakiti orang yang disayangi.

      Harga Kedelai Melambung, Bakul Tahu di Sragen Mengeluh

      Para bakul tahu di Sragen terpaksa harus mengurangi ukuran tahu agar bisa mendapatkan laba meskipun para pembeli juga mengeluh.

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 5 Oktober 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Ganti Musim, BPBD Karanganyar: Waspada Bencana Alam

      Hujan dengan intensitas rendah, sedang, hingga lebat sudah terjadi di wilayah Karanganyar dalam beberapa hari terakhir.

      Sudah Musim Penghujan, BPBD Sragen Masih Lakukan Dropping Air

      Kepala BPBD Sragen, Agus Cahyono, mengatakan dropping air dilakukan di wilayah sisi utara Bengawan Solo.

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 5 Oktober 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa disimak di sini.

      Ustaz Adi Hidayat akan Isi Pengajian Muktamar Muhammadiyah Solo Akhir Pekan Ini

      Tabligh Akbar itu bakal diikuti warga persyarikatan Muhammadiyah se-Soloraya secara daring dan luring. Diperkirakan ada 100.000 jemaah yang bakal mengikuti acara.

      Agenda Solo Hari Ini: Fashion Show By Sosialita di SBF, Krenova di STP

      Agenda Kota Solo hari ini, Rabu (5/10/2022), akan ada Fashion Show By Sosialita di Solo Batik Fashion, Krenova Subosukawonosraten di Solo Technopark dan wayang orang di GWO Sriwedari.

      Stok Vaksin Covid-19 di Solo Habis, Ini Langkah Wali Kota Gibran

      Stok vaksin Covid-19 di Solo habis sejak awal Oktober dan sudah mengajukan stok ke Dinkes Jateng

      Tekan Inflasi, Klaten Galakkan Tanam Sejuta Pohon Cabai

      Pemkab Klaten menggalakkan menanam sejuta pohon cabai sebagai upaya menekan inflasi.

      Berlokasi di Perbatasan Sukoharjo-Karanganyar, Pasar Sedayu Milik Sukoharjo

      Pasar Sedayu terdapat 34 pedagang kios dan 132 pedagang los yang mayoritas menjajakan busana, bahan makanan berupa sayuran, makanan ringan, dan kebutuhan pokok, serta hewan ternak.

      Kepiting Jadi Program Andalan Puskesmas Juwangi Boyolali Tekan Angka Stunting

      Program Kepiting bertujuan memantau dan mengendalikan angka stunting di Kecamatan Juwangi.

      Kabel PT Telkom Senilai Puluhan Juta Rupiah Dicuri, Begini Cara Pelaku Beraksi

      Sindikat pencuri kabel Telkom membawa beragam peralatan seperti linggis, kapak, pasak hingga balok kayu untuk mempermudah mengangkat gulungan kabel.