Pemkab Wonogiri Izinkan Hajatan, Begini Harapan Pengelola Bus AKAP
Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di area Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri. (M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI --Perusahaan Otobus (PO) berharap mobilitas transportasi darat, khususnya bus, bisa pulih kembali setelah Pemerintah Kabupaten Wonogiri memperbolehkan menyelenggarakan hajatan dengan protokol kesehatan ketat.

Selama pandemi Covid-19, kondisi transportasi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mengalami penurunan terlebih saat awal pandemi.

Penumpang bus mulai meningkat sejak ada pemberlakuan perilaku hidup baru atau new normal. Namun peningkatan itu belum sepenuhnya pulih seperti kondisi awal sebelum ada pandemi Covid-19.

"Dengan adanya pelonggaran kegiatan hajatan di Wonogiri, kami berharap kebijakan itu bisa menggenjot transportasi darat, khususnya bus AKAP," kata Heri Prasetyo, Kepala Divisi Marketing PO Putera Mulya, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (30/10/2020).

Banyak Hoaks Beredar di Medsos, Kapolres Sragen: Jarimu Harimaumu!

PO Putera Mulya melayani rute Wonogiri-Jabodetabek dan sebaliknya. Menurut Heri, selama ini penumpang yang sering menggunakan bus sebagai transportasi perjalanan dari Jabodetabek ke Wonogiri dan sebaliknya yakni para wiraswasta seperti pedagang bakso, penjual jamu, dan pekerja informal lainnya.

Untuk para karyawan pabrik atau pegawai di suatu perusahaan, menurut dia, jarang pulang kampung. Selain terikat dengan perusahaan, waktu libur yang singkat juga menjadi pertimbangan mereka tidak sering pulang kampung.

"Nah warga Wonogiri yang sering pulang kampung itu karena ada kegiatan atau acara keluarga di kampung halaman. Salah satunya ketika ada saudara atau tetangganya yang menggelar hajatan. Kalau tidak ada acara jarang pulang juga," ungkap dia.

Memulihkan Kondisi Penumpang

Dengan adanya tradisi kaum boro seperti itu, Heri berharap kebijakan Pemkab Wonogiri yang memperbolehkan hajatan bisa memulihkan kondisi penumpang bus AKAP seperti sedia kala atau sebelum pandemi Covid-19.

"Kami tentunya juga berharap kaum boro yang melakukan perjalanan juga menerapkan protokol kesehatan. Agar perjalanan bisa tetap aman dan nyaman. Saat pulang ke kampung halaman hingga balik ke perantauan tetap sehat," kata Heri.

Curhat PKL Berharap Bisa Jualan Lagi di Plaza WGM Wonogiri

Diberitakan, hajatan dengan acara hiburan mulai boleh digelar di Kabupaten Wonogiri. Pemkab Wonogiri mengeluarkan SE Bupati tentang penyelenggaraan hajatan di masa pandemi Covid-19 tertanggal 27 Oktober 2020.

Di dalam SE tersebut terdapat beberapa ketentuan yang harus dijalankan terkait hajatan dengan acara hiburan. Ada lima hal yang harus dipatuhi dalam penyelenggaran hajatan tersebut, baik untuk penyelenggara maupun tamu undangan.

26.000 UMKM Solo Ajukan Bansos Produktif, Cuma 3.000 Memenuhi Syarat



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom