Tutup Iklan
ilustrasi mutasi pejabat. (Solopos-Dok)

Solopos.com, WONOGIRI -- Krisis pejabat eselon II membayangi Pemkab http://soloraya.solopos.com/read/20181220/495/960189/pagar-keliling-kantor-pemkab-wonogiri-ambruk-sepanjang-50-meter" title="Pagar Keliling Kantor Pemkab Wonogiri Ambruk Sepanjang 50 Meter">Wonogiri memasuki 2019. Sebanyak 13 jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II seperti kepala dinas akan kosong pada pertengahan tahun ini.

Di sisi lain, Pemkab Wonogiri belum ada kepastian soal seleksi promosi untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Informasi yang dihimpun Solopos.com, delapan dari 13 jabatan itu sudah kosong tahun ini.

Sedangkan lima jabatan akan kosong sebelum pertengahan 2019 karena pejabat bersangkutan pensiun. Delapan jabatan yang kosong pada 2018, terdiri atas enam kepala dinas dan dua kepala badan.

Enam kepala dinas terdiri atas Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A).

Selain itu Kepala Dinas Kearsipan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag). Jabatan Kepala Dinas P2KBBP3A dan KUKM Perindag kosong karena pejabat sebelumnya meninggal dunia.

Jabatan lainnya kosong karena pejabatnya pensiun. Dua http://soloraya.solopos.com/read/20180425/495/911647/pemkab-wonogiri-perketat-verifikasi-dokumen-perdes" title="Pemkab Wonogiri Perketat Verifikasi Dokumen Perdes">jabatan kepala badan yang kosong, yakni Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang).

Sementara itu, lima jabatan yang akan kosong tahun ini meliputi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Asisten I Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat, dan Asisten III Administrasi Umum.

Pemkab berencana mengisi kekosongan jabatan eselon II itu dengan menggelar seleksi promosi. Namun, hingga kini belum ada pengumuman mengenai rencana seleksi itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Suharno, saat ditemui Solopos.com, belum lama ini, mengaku belum tahu kapan seleksi untuk pengisian jabatan yang kosong itu akan dilakukan. Juga apakah seleksi itu akan digelar sekaligus untuk 13 jabatan atau mendahulukan delapan jabatan yang kosong sejak 2018.

Satu hal yang jelas, Sekda menegaskan kekosongan jabatan eseleon II itu tidak mengganggu kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Kekosongan itu untuk sementara diisi pelaksana tugas (Plt). “Saya masih menunggu kebijakan Pak Bupati,” kata Suharno.

Terpisah, Plt. Kepala BKD Wonogiri, Lakso Haryoto, menginformasikan sebelum seleksi promosi akan ada mutasi terlebih dahulu. Pejabat yang bakal dimutasi merupakan 24 pejabat eselon II peserta seleksi http://soloraya.solopos.com/read/20180403/495/907697/duh-ada-pejabat-pemkab-wonogiri-diduga-langgar-aturan-pilgub" title="Duh, Ada Pejabat Pemkab Wonogiri Diduga Langgar Aturan Pilgub">mutasi yang digelar pada Maret lalu.

Mereka tidak menutup kemungkinan bakal dimutasi untuk mengisi jabatan yang kosong. Hal itu berarti seleksi promosi yang akan digelar nanti untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan pejabat yang dimutasi tersebut.

“Itu semua kewenangan Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian,” ulas Lakso.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten