Tutup Iklan

Pemkab Wonogiri Atur Strategi Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Akhir Tahun

Selain masalah kesehatan, Pemkab Wonogiri perlu memperhatikan aspek ekonomi, pendidikan, budaya, dan sosial.

 Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Sekretariat Daerah Wonogiri, Jumat (24/9/2021). (Solopos.com/M. Aris Munandar)

SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Sekretariat Daerah Wonogiri, Jumat (24/9/2021). (Solopos.com/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri memastikan tak akan memperketat pembatasan kegiatan masyarakat pada akhir tahun mendatang sebagaimana diterapkan saat daerah tersebut berada di wilayah aglomerasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 dan 3.

Pemkab menjalankan strategi secara konsisten untuk menghindari terjadinya lonjakan kasus Covid-19 seperti diprediksi sebagian kalangan.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat ditemui wartawan di Sekretariat Daerah (Setda), pekan lalu, menyebut Pemkab tak mungkin mengetatkan pembatasan kegiatan masyarakat seperti saat PPKM level 3 dan 4 pada akhir tahun mendatang. Sebab, saat ini Kabupaten Wonogiri berada di wilayah aglomerasi PPKM level 2.

Baca Juga: PTM SMA/SMK di Wonogiri Pedomani Prosedur Provinsi

Pada tataran itu, selain masalah kesehatan Pemkab Wonogiri perlu memperhatikan aspek ekonomi, pendidikan, budaya, dan sosial. Pada PPKM level 2 ini Pemkab Wonogiri mulai melonggarkan kegiatan masyarakat, seperti membolehkan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, tempat wisata dibuka, pedagang berjualan di tempat-tempat publik, dan lainnya.

Kebijakan itu akan tetap bertahan hingga akhir tahun selama Kabupaten Wonogiri berada di wilayah aglomerasi PPKM level 2. “Kalau akhir tahun nanti kebijakan kembali seperti saat PPKM level 3 dan 4 justru tidak tepat. Ada kalangan berpandangan akhir tahun nanti kasus Covid-19 berpotensi melonjak. Kami punya strategi yang sudah kami laksanakan. Stategi ini sangat relevan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pada akhir tahun,” ucap lelaki yang akrab disapa Jekek itu.

Strategi tersebut seperti membatasi kegiatan hajatan. Pemkab Wonogiri membolehkan warga menggelar hajatan di rumah, tetapi dengan skala terbatas dari sisi jumlah tamu dan kegiatan.

Baca Juga: Polisi Wonogiri pun Dilatih Berkendara yang Aman

Pelaksana hajatan belum boleh menggelar pentas musik atau hiburan. Menurut Bupati, hajatan masih perlu dibatasi karena kegiatan tersebut sangat berpotensi memicu terjadinya penularan Covid-19.

Jika tidak dibatasi warga luar daerah atau para perantau yang memiliki kedekatan/hubungan kekerabatan dengan pelaksana hajatan bisa saja pulang untuk menghadiri hajatan. Terlebih, jika hajatan menggelar pentas musik atau hiburan. Bakal banyak warga yang berdatangan ke tempat hajatan.

Strategi lainnya mempercepat vaksinasi. Dia memastikan pelajar berusia 12 tahun lebih sudah divaksin minimal dosis pertama. Dalam waktu beberapa hari ke depan mereka divaksinasi dosis kedua.

Baca Juga: Bupati Pastikan Atlet Klaten Peraih Medali PON XX Papua Dapat Tali Asih

 

Vaksinasi

Strategi vaksinasi secara umum yang diterapkan saat ini berbasis kecamatan dari sebelumnya berbasis desa. Vaksinasi masih terus berlangsung hingga kini. Capaian vaksinasi sudah lebih dari 80 persen.

Data dari website Pemkab Wonogiri, wonogirikab.go.id, hingga Senin (18/10/2021) pukul 12.00 WIB capaian vaksinasi tercatat 86,65 persen dari total sasaran 855.663 orang.

Terpisah, Camat Selogiri, Sigit Purwanto, menginformasikan vaksinasi di kecamatannya mencakup semua sasaran yang belum tervaksin, yakni dari pelajar hingga masyarakat umum. Vaksinasi masyarakat umum berbasis pekerjaan untuk menentukan skala prioritas.

Baca Juga: Anak di Bawah 12 Tahun Akhirnya Boleh Masuk Objek Wisata di Klaten

Warga yang karena pekerjaannya berkontak langsung dengan orang lain mendapat prioritas. Skala prioritas ini ditentukan pemerintah desa yang memahami kondisi warga.


Berita Terkait

Berita Terkini

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Santap Kakap Laut, Rasanya Mantul

Setelah mengeksplorasi ekonomi digital di Salatiga dan Kabupaten semarang, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai memburu kuliner di Kota Semarang, Sabtu (4/12/2021) malam.

Razia Motor Brong di Karanganyar, 26 Orang Ditilang

Sebanyak 26 orang pengendara motor brong di di Jembatan Kragan, perbatasan wilayah Kecamatan Gondangrejo dengan Kebakkramat, Sabtu (04/12/2021) ditilang.

Milad Ke-109, RS PKU Muhammadiyah Solo Mantapkan 8 Nilai Pelayanan

Puncak perayaan milad Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo diperingati dengan pengajian bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir secara hybrid.

Asale Sapuangin dan Kisah Sepasang Pengantin di Kemalang, Klaten

Sapuangin menjadi salah satu nama yang terkenal di wilayah lereng Gunung Merapi Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Dari Hikmah Pandemi Menuju Keharusan Transformasi

Kondisi pandemi telah memberikan pelajaran pentingnya melengkapi diri dengan layanan digital.

Kisah Serka Suyanta, Setiap Hari Bagi-Bagi Masker Gratis di Sukoharjo

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kampanye memakai masker terus digaungkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).

PPKM Level 3 di Boyolali Jelang Nataru, Tempat Wisata Wajib Taat Prokes

Pemkab Boyolali akan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Kira-kira mana yang lebih mahal antara harga tanah di Gentan, Baki, Sukoharjo dengan Colomadu di Karanganyar?

ANBK SD 2021 di Solo Kelar, Begini Evaluasi dari Proktor

Masih adanya 8 SD di Solo yang menumpang pelaksanaan ANBK ke SMP karena keterbatasan prasarana, menjadi perhatian Proktor ANKB SD.

Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Hadap ke Selatan, Ini Kata Kades

Ada budaya unik terkait posisi rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

Tanah Dikeruk Untuk Proyek Tol, Warga Pedan Klaten Blokir Jalan

Warga Dukuh Blasinan, Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Klaten, dengan kegiatan pengerukan yang dilakukan tanpa sosialisasi dan memakan sebagian lahan warga.