Pemkab Tolak Pabrik Minuman Beralkohol Berdiri di Madiun
Ilustrasi pembangunan pabrik di kawasan industri. (Bisnis-Dwi Prasetya)

Madiunpos.com, MADIUN -- Pemerintah Kabupaten Madiun menolak secara keras rencana pendirian pabrik minuman beralkohol (minol) di wilayah Madiun.

Penolakan atas investasi pabrik minuman beralkohol itu atas pertimbangan tidak ingin menyakiti hati masyarakat Madiun yang mayoritas muslim.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun, Arik Krisdianto, mengatakan pihaknya sepanjang tahun ini telah menolak dua industri besar yang berencana menanamkan modalnya di Kabupaten Madiun.

Dua industri besar itu bergerak di bidang pembuatan minuman beralkohol dan pabrik kulit.

Arik menyampaikan pabrik minuman beralkohol itu merupakan perusahaan yang saat ini sudah berdiri di Surabaya. Kemudian pemilik usaha tersebut hendak memindah pabriknya ke Madiun.

Setelah melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan tersebut, akhirnya pemkab menolak pendirian pabrik minuman beralkohol itu.

Alasan mendasar yang menjadi pertimbangan yaitu karena mayoritas masyarakat Madiun adalah muslim. Sehingga pemerintah tidak ingin ada konflik horizontal saat pabrik itu dibangun.

"Sebenarnya produknya ini diekspor ke Korea. Jadi tidak dijual di sini. Tapi karena pertimbangan itu, kami sarankan untuk tidak di Madiun," ujar dia, Senin (10/12/2018).

Sedangkan untuk penolakan terhadap pabrik kulit dari Kabupaten Ngawi yang akan pindah ke Madiun didasari atas limbah yang ditimbulkan industri tersebut sangat besar. Sehingga pihaknya dengan tegas menolak industri kulit tersebut.

"Pabrik kulit kan menggunakan bahan kimianya banyak banget. Makanya kita tolak. Mereka berencana mau mendirikan pabrik di Pilangkenceng," jelas Arik.

Saat ini, pemkab melakukan penyaringan terhadap investasi yang akan masuk ke Kabupaten Madiun. Sikap ini dilakukan juga untuk melindungi masyarakat Kabupaten Madiun dari limbah industri yang sangat berbahaya. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom