Pemkab Sukoharjo Intensifkan Germas Untuk Setop Penularan Covid-19

Pemkab Sukoharjo menggiatkan gerakan masyarakat hidup sehat atau germas guna menekan penularan virus corona atau Covid-19.

SOLOPOS.COM - Sejumlah anggota pemuda siaga sehat (dasiat) Sukoharjo membagikan masker kepada pengguna jalan di Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo, belum lama ini. (Istimewa/Eko Setiawan)

Solopos.com, SUKOHARJO — Pemkab Sukoharjo bakal mengintensifkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19.

Perilaku kesehatan masyarakat harus berubah dengan menerapkan protokol kesehatan pada masa transisi kenormalan baru.

Pemkab Sukoharjo mendorong masyarakat melaksanakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) baik dalam lingkungan rumah, sekolah, maupun kantor. Penerapan PHBS plus penerapan 3M menjadi kunci dalam menekan laju persebaran Covid-19.

Dukung Gibran dan Teguh Menangi Pilkada 2020, Ini Harapan Komunitas Tukang Becak Solo

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat DKK Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu, mengatakan menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga menjadi salah satu cara pencegahan paling mudah bagi masyarakat.

Dalam masa pandemi Covid-19, masyarakat harus mengubah kebiasaan dengan menerapkan protokol kesehatan terutama saat beraktivitas luar rumah.

“Protokol kesehatan menjadi kunci untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Kami tak henti-hentinya menyerukan kepada elemen masyarakat agar patuh dan taat dalam menerapkan protokol kesehatan,” katanya, Selasa (20/10/2020).

Update Covid-19 Solo: 8 Kasus Baru, Total 973 Orang, Sembuh 684, Meninggal 37

Selain Germas, Pemkab Sukoharjo juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan 3M guna menyetop penularan Covid-19. Tiga M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Meminimalkan Transmisi

Apabila beraktivitas luar rumah, masyarakat wajib memakai masker dengan benar yakni menutup hidung dan mulut. Transmisi virus corona melalui droplet atau percikan air liur orang yang terinfeksi Covid-19.

Dengan memakai masker secara benar bakal meminimalkan transmisi penularan Covid-19. Sementara itu, Ketua Pemuda Siaga Sehat (Dasiat) Sukoharjo, Eko Setiawan, mengatakan anggota Dasiat setiap kecamatan melakukan penyuluhan kesehatan termasuk protokol kesehatan dengan sasaran masyarakat.

Warga Tertabrak Motor Seusai Nekat Buka Water Barrier Kota Barat, Ini Kata Dishub Solo

Dasiat mengajak masyarakat Sukoharjo melakukan Germas dan selalu memakai masker saat beraktivitas luar rumah untuk menekan penularan Covid-19. Menurut Eko, kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan semakin tinggi.

“Anggota Dasiat Sukoharjo membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat. Anggota Dasiat setiap kecamatan juga membikin film edukasi kenormalan baru,” katanya.

Berita Terbaru

PSBB Jateng Tak Disetujui Mayoritas Pendengar Solopos FM, Ini Alasannya

Solopos.com, SOLO--Provinsi Jawa Tengah mencatatatkan penambahan kasus harian Covid-19 tertinggi di Indonesia pada Minggu (29/11/2020). Berdasarkan data Kementerian Kesehatan,...

Polres Karanganyar Minta Siskamling Kembali Digalakkan Untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Solopos.com, KARANGANYAR -- Polres Karanganyar mengimbau masyarakat kembali menggalakkan siskamling di masa pandemi Covid-19. Melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling)...

Satgas Kecamatan Kota Solo Siapkan Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Seluruh pemerintah kecamatan Kota Solo membentuk Satgas Penanganan Covid-19 supaya pelayanan kepada masyarakat lebih cepat. Satgas...

Permintaan Rapid Test Deteksi Covid-19 Stasiun Solo Balapan Naik 3 Kali Lipat

Solopos.com, SOLO -- Permintaan tes cepat atau rapid test deteksi Covid-19 di Stasiun Solo Balapan meningkat seiring kenaikan jumlah...

Keras! Sanksi Denda Pelanggaran Protokol Kesehatan Sukoharjo Sampai Rp50 Juta

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo menerapkan sanksi yang cukup keras dan tegas terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan pencegahan...

Razia Masker Digelar di Kartasura, 20 Orang Terjaring

Solopos.com, SUKOHARJO - Razia masker digelar di Balai Desa Singopuran Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/11/2020). Operasi ini digelar...

Gelar Simulasi Pemungutan Suara, KPU Sragen Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Solopos.com, SRAGEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2020. Simulasi ini...

Pandemi Covid-19, Pasar Murah Sragen Digelar dengan Sistem Drive Thru

Solopos.com, SRAGEN - Pemkab Sragen melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah di 20 kecamatan. Kegiatan ini pun...

Jemaah Salat Pun Disisir demi Pembiasaan 3M di Masjid Al Falah Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Masjid Al Falah Sragen membagikan 100 lembar masker kepada para jemaah Salat...

Sudah Jalankan Protokol Kesehatan Saat Pelipatan Kertas Suara, Jangan Lupa 3M Saat Pemungutan Suara

Solopos.com, BOYOLALI - KPU Boyolali menerapkan protokol kesehatan saat pelipatan kertas suara untuk Pilkada 2020. Mereka pun diimbau untuk...