ilustrasi pemilu. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) https://soloraya.solopos.com/read/20190327/490/981188/sekdes-dalangan-langgar-pemilu-belum-diberhentikan-bawaslu-sukoharjo-ancam-gugat-ke-ptun" title="Sekdes Dalangan Langgar Pemilu Belum Diberhentikan, Bawaslu Sukoharjo Ancam Gugat ke PTUN">Sukoharjo membentuk tim Desk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 guna membantu kelancaran pelaksanaan pemilu. Tim berisi personel dari sejumlah instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD).  

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan tim Desk Pemilu memiliki sejumlah tugas seperti melakukan pemantauan tahapan pelaksanaan pemilu baik pemilihan presiden (pilpres), DPR, DPD, dan DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten.

Selain itu juga menginventarisasi dan mengantisipasi permasalahan yang berkaitan dengan pemilu, termasuk  memberikan saran penyelesaian permasalahan selama pelaksanaan pemilu. 

"Kerja tim Desk Pemilu juga melaporkan informasi kepada pemerintah mengenai pelaksanaan pemilu," kata dia, Jumat (29/3/2019).

Selain tim Desk https://soloraya.solopos.com/read/20190327/490/980916/dapil-3-sukoharjo-kantong-suara-di-kecamatan-ini-jadi-incaran-para-caleg" title="Dapil 3 Sukoharjo, Kantong Suara di Kecamatan Ini Jadi Incaran Para Caleg">Pemilu, Pemkab juga membentuk sekretariat Desk Pemilu yang bertugas memfasilitasi persiapan menjelang pelaksanaan pemilu, melakukan koordinasi lintas sektoral, dan membuat laporan informasi mengenai pelaksanaan Pemilu. 

Masing-masing instansi ikut membantu kelancaran pelaksanaan pemilu. Ada banyak intansi terlibat seperti dari Pemkab Sukoharjo sudah melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dan Bagian Pemerintahan, dan Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang). 

Di luar itu masih ada unsur Muspida seperti Polres, Kodim 0726, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan DPRD Sukoharjo. "Kami memandang penting pembentukan Desk Pemilu dan sekretariat Desk Pemilu. Pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal beberapa hari ke depan," katanya.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan kehadiran Desk Pemilu dan Sekretariat Desk Pemilu dinilai sangat membantu. Meski penyelenggaraan pemilu menjadi kewenangan KPU, namun keberadaan desk pemilu  tetap dibutuhkan. 

KPU Sukoharjo sudah melakukan sejumlah persiapan pelaksanaan agar https://soloraya.solopos.com/read/20190326/490/980606/2.402-petugas-pengawas-tps-di-sukoharjo-dilantik-ini-tugas-mereka" title="2.402 Petugas Pengawas TPS di Sukoharjo Dilantik, Ini Tugas Mereka">pemilu dapat berjalan lancar. Salah satunya berkaitan dengan data pemilih dan petugas yang diperlukan dalam pelaksanaanya. 

Data dari KPU Sukoharjo, jumlah PPS ada 167 orang di 12 kecamatan, jumlah TPS 2.402 lokasi, jumlah DPT 669.546 pemilih. Selain itu KPU Sukoharjo juga telah melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat. Sosialisasi pendidikan pemilih seperti dilakukan di Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo, Pasar Kartasura, pemilih disabilitas, dan lainnya. 

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten