Pemkab Pekalongan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Pantura
ilustrasi rekayasa lalu lintas.(JIBI/Solopos/Antara)

Rekayasa lalu lintas di Pantura tepatnya di Jembatan Spait.

Solopos.com, PEKALONGAN-Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, bekerja sama dengan instansi terkait melakukan rekayasa lalu lintas kendaraan di jalur Pantai Utara Jembatan Spait, Kamis (8/10/2015).

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Purwanto di Pekalongan, Kamis, mengatakan rekayasa lalu lintas kendaraan dari arah barat (Jakarta) akan dialihkan melintas pada jembatan sisi Selatan.

"Akan tetapi, dari sisi barat jembatan sudah dilakukan pelebaran sehingga dari utara bisa menyeberang ke selatan dan akan terjadi 'kontra flo' di atas jembatan Spait," katanya.

Setelah itu, kata dia, nantinya kendaraan akan bertemu masuk di jembatan utara lagi di depan pabrik Lokatek.

"Akan tetapi sistem ini akan dilakukan sepanjang kondisi lalu lintas kendaraan di jalan lancar," katanya.

Ia mengatakan apabila setelah dibongkar dan jembatan ditutup terjadi kemacetan panjang sampai perempatan Gumawang maka kendaraan yang dari arah timur akan dialihkan ke jalur alternatif, seperti Gumawang, Bojong, Kedungjaran, Sragi, dan Comal.

"Hanya saja, kendaraan besar masih tetap melalui jalur pantura sedang mobil pribadi akan dialihkan ke jalur alternatif," katanya.

Berdasar pantauan, rekayasa lalu lintas tersebut mengakibatkan antrean kendaraan sepanjang sekitar empat kilometer yaitu dari SPBU Wiradesa Kabupaten Pekalongan hingga jembatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom