Tutup Iklan
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel didampingi Bupati Pati, Haryanto, berkunjung ke Mapolsek Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jateng, Selasa (27/8/2019). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, PATI — Pemerintah Kabupaten Pati menyatakan kesiapan membiayai pengobatan bagi pelaku penyerangan anggota Polsek Tlogowungu, Pati, Jateng yang diduga mengalami gangguan jiwa. Pengobatan itu akan dilakukan rumah sakit jiwa (RSJ).

"Setelah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah RAA Soewondo Pati, akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Daerah [RSJD] Amino Gondohutomo Semarang," ujar Bupati Pati Haryanto yang ditemui wartawan seusai mengunjungi Mapolsek Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Selasa (27/8/2019).

Ia mengungkapkan biaya pengobatannya akan diupayakan menggunakan jaminan kesehatan nasional (JKN), namun jika waktunya terbatas akan menggunakan anggaran APBD. Apalagi, kata dia, anggaran untuk itu memang disediakan, khususnya untuk warga yang tidak tertampung di program JKN penerima bantuan iuran.

Menurut dia tidak ada permasalahan terkait biaya pengobatannya karena nantinya akan dikirim ke RSJD Amino. "Setidaknya, ketika menjalani pengobatan tidak terjadi lagi kasus serupa seperti yang terjadi hari ini [Selasa, 27/8/2019]," ujarnya.

Terkait upaya pencegahan terhadap warga yang mengalami gangguan jiwa, kata dia, upaya pencegahan tentunya dari pihak keamanan. Pemkab Pati sendiri sudah membuat surat edaran kepada masing-masing kepala desa agar melaksanakan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Muhammad Purwadi, 35, warga Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa pukul 09.30 WIB datang ke Mapolsek Tlogowungu untuk mendapatkan pelayanan dari kepolisian terkait kehilangan KTP. Namun, ketika diminta menunggu justru pelaku menyerang anggota polisi dengan bendo atau golok yang disembunyikan di dalam bajunya.

Setelah berhasil dilumpuhkan, pelaku diketahui mengalami gangguan jiwa dan tercatat beberapa kali melakukan upaya penyerangan serupa terhadap warga, kepala desa, serta warga lainnya.

">KLIK dan ">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten