Pemkab Magelang Tak Ingin Daging Kurban Diwadahi Plastik

Para takmir masjid di Kabupaten Magelang diimbau menggunakan wadah berbahan organik seperti besek dan daun pisang untuk wadah/membungkus saat membagikan daging kurban. Langkah itu diperlukan demi menekan sampah plastik.

Pemkab Magelang Tak Ingin Daging Kurban Diwadahi Plastik

SOLOPOS.COM - Bupati Magelang Zaenal Arifin. (Antara-Humas Pamkab Magelang)

Solopos.com, MUNGKID — Para takmir masjid di Kabupaten Magelang diimbau menggunakan wadah berbahan organik seperti besek dan daun pisang untuk wadah/membungkus saat membagikan daging kurban. Langkah itu diperlukan demi menekan sampah plastik.

“Saya sudah bilang ke Pak Sekda supaya ditindaklanjuti penggunaan besek atau daun pisang pada pembagian daging kurban nanti, tentunya ini lebih higienis. Selain itu kita juga bisa memberdayakan ekonomi masyarakat dengan penggunaan besek,” kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (7/8/2019).

Ia menuturkan pihaknya akan memberikan surat bersifat imbauan kepada seluruh takmir masjid atau masyarakat yang menjadi panitia kurban di Kabupaten Magelang untuk menggunakan besek dan daun pisang supaya menghindari penggunaan kantong plastik (kresek).”Marilah kita menggunakan bahan dari alam yang lebih ramah lingkungan.” katanya.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat agar bisa menjadi agen-agen untuk menekan jumlah sampah anorganik di Kabupaten Magelang, termasuk di kelembagaan pemerintah daerah. “Saya minta saat rapat-rapat, kita tinggalkan bahan yang berbau plastik. Kalau harus pakai lepek ya pakailah lepek. Kalau minum ya pakailah gelas. Kita ini harus menjadi teladan lebih dulu,” katanya.

Ia menuturkan kalau penduduk di Kabupaten Magelang ini kurang lebih 1,28 juta jiwa dan sumbangan sampah per orang 0,5 kg/hari, maka dalam satu bulan akan terkumpul ratusan ton sampah. “Kita mau punya lahan TPA yang begitu besar pun juga tidak akan pernah selesai masalah sampah ini. Jadi tidak usah muluk-muluk, mulai dari diri masing-masing saja untuk mengurangi penggunaan plastik setiap harinya,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Tragis, Terpeleset Saat Kabur Dari RS Lapangan, Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal di Kolam ikan

Pasien Covid-19 ditemukan meninggal dunia di dasar kolam ikan setelah mencoba kabur dari RS lapangan Khusus Covid-19 Bantul.

Ikatan Cinta 3 Agustus 2021: Diubah Penampilannya, ke Mana Ricky Bawa Elsa Kabur?

Di bawah ini terdapat sinopsis atau bocoran sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Selasa, 3 Agustus 2021 yang tayang di RCTI 19.45 WIB.

Positif Corona Tapi Tak Percaya, Pria di Sleman Nulari Warga Sekampung

Seorang pria di Sleman yang positif Covid-19 namun tidak percaya dengan virus corona membuat puluhan warga di kampungnya tertular.

Ada Vaksinasi Gratis di Stasiun Yogyakarta dan Solobalapan, KAI: Hanya Untuk Dosis Kedua

PT KAI memberikan vaksin gratis di Stasiun Solobalapan dan Stasiun Yogyakarta namun untuk penyuntikan dosis kedua.

Lirik Lagu Lintang Sewengi – Denny Caknan feat Ndarboy Genk

Berikut ini lirik lagu Lintang Sewengi yang dinyanyikan Denny Caknan dan Ndarboy Genk yang dirilis Minggu, 1 Agustus 2021 di Youtube.

Ganjar Sebut Belum Dapat Arahan Pasang Baliho Puan Maharani, Kenapa Ya?

Ganjar Pranowo mengaku belum mendapat arahan untuk memasang baliho bergambar Puan Maharani dari PDIP.

Pandemi, Pemohon Perizinan Usaha di Sukoharjo Malah Melonjak Tajam

Kenaikan jumlah pemohon perizinan menandakan respons positif para pelaku usaha Sukoharjo terhadap beragam kemudahan secara online.

RUU PKS Terbentur Pertentangan Ideologi dan Cara Pandang

Panitia Kerja DPR yang membahas RUU PKS berharap pada 18 Agustus 2021 dapat membacakan usulan rancangan undang-undang tersebut.

Ladiid’s Cake and Cookies, Passion Guru Bimbel Sukoharjo yang Jadi Pebisnis Kuliner

Berawal dari coba-coba, Hastari berhasil membangun bisnis kue yang ia beri label Ladiid’s Cake and Cookies.

Masih PPKM Darurat, Begini Politeknik Indonusa Solo Gelar Dies Natalis ke-19

Masyarakat bisa membuat ucapan selamat Dies Natalis ke-19 untuk Politeknik Indonusa Solo kemudian diupload di media sosial.

135 Kampung di Madiun Dapat Paket Alkes untuk Lawan Covid-19

Polres Madiun menyalurkan bantuan paket alat kesehatan (alkes) dari BPBD Jatim untuk 135 Kampung Tangguh Semeru.

Bantuan Mengalir untuk Bocah Yatim Piatu Akibat Covid-19 di Klaten

Selain dari pemdes, bantuan paket sembako juga pernah diberikan kepada keluarga bocah yatim piatu itu dari Polres Klaten dan Kodim 0723/Klaten.