Tutup Iklan

PEMKAB KULONPROGO : Pembentukan Bank Tanah Dikaji, Apa Manfaatnya?

 Ilustrasi tanah (Dok/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tanah (Dok/JIBI/Solopos)

Pemkab Kulonprogo mempertimbangkan pembentukan bank tanah.

Harianjogja.com, KULONPROGO — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo mulai mengkaji pentingnya membentuk bank tanah. Untuk mendukung percepatan pertumbuhan Kawasan Strategis Ekonomi.

Kepala DPMPT Kulonprogo, Agung Kurniawan menilai, bank tanah sudah mendesak untuk dibentuk, namun hal itu membutuhkan payung hukum.

Maka, pemerintah kabupaten saat ini sedang melakukan kajian pengadaan tanah dengan sistem bank tanah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pasalnya, DPMPT tidak dapat melakukan pengadaan tanah sendiri, dan yang bisa melaksanakan adalah BUMD.

Agung menjelaskan, untuk menguasai sebidang tanah atas nama pemerintah, Pemkab harus membuat satu lembaga.

“Lembaga yang dapat menangkap peluang itu hanya BUMD,” kata dia, Jumat (14/7/2017).

Ia menyebutkan, bank tanah ini diharapkan bisa mendukung sejumlah kawasan strategis ekonomi, yang berada di Kawasan Industri Kecamatan Sentolo meliputi Desa Banguncipto, Sentolo, Sukoreno, Salamrejo dan Tuksono. Kemudian di Desa Ngentakrejo dan Gulurejo, Kecamatan Lendah.

Selain itu, Pemkab juga menyediakan kawasan peruntukan industri besar di Kecamatan Temon, berupa industri bahari dengan luas kurang lebih 500 Hektare, dan kawasan peruntukan industri yang berada di Kecamatan Nanggulan seluas 700 Hektare.

Kecamatan-kecamatan tersebut merupakan lahan kering atau tegalan, memiliki nilai guna amat rendah, dilihat dari produktivitas maupun pajak. Kawasan inu juga didukung letaknya berada di tepi Sungai Progo, sehingga masalah air dan limbah bagi suatu kegiatan industri sudah banyak dikurangi bebannya.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kulonprogo Nur Eni Rahayu menyatakan, keberadaan bank tanah dapat mengantisipasi pertumbuhan pembangunan di Kulonprogo yang sangat cepat. Supaya investor tidak membatalkan investasi karena kesulitan mendapatkan lahan.

Menurut dia, Pemkab lambat menangkap peluang dan akan merugikan pertumbuhan investasi karena mahalnya harga tanah. Bank tanah, dapat mendorong terealisasinya program pembangunan dengan lebih mudah, imbuhnya.

“Banyak investor yang mengeluh mahalnya harga tanah di Kulonprogo, sehingga mereka tidak melakukan investasi,” kata dia.

Hal itu diperburuk dengan belum adanya Peraturan Daerah yang mengatur soal Rencana Detail Tata Ruang.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kota Malang Waspadai Dampak Kenaikan Volatile Food Pengaruhi Inflasi

Kota Malang mewaspadai kenaikan harga pada bahan-bahan makanan atau volatile food menjelang akhir tahun karena berpotensi mendongkrak inflasi.

Vaksin AstraZeneca Tidak Diminati Lansia Klaten

Lansia di Klaten lebih suka vaksin Sinovac daripada vaksin AstraZeneca.

Manchester United vs Arsenal: Ujian Berat Tanpa Rangnick

Manchester United bakal melakoni laga berat saat menjamu Arsenal dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris, Jumat (3/12/2021) dini hari WIB.

C20 Ingatkan G20 Harus Lekas Mengatasi Kesenjangan Vaksinasi Global

Indonesia akan fokus mengerjakan tiga hal, yaitu penanganan kesehatan yang inklusif, transformasi ekonomi berbasis digital, dan transisi menuju energi berkelanjutan.

Round Up: Misteri Lorong Rahasia Bawah Tanah di Laweyan Solo

Pada masa Kerajaan Pajang, lorong bawah tanah di Laweyan, Solo, itu diperkirakan menjadi jalur distribusi candu.

Kapan SNMPTN 2022 Dibuka? Cek Sekarang, Jadwalnya Sudah Keluar Hlo!

Kira-kira kapan sih penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN 2022 dibuka? Ini hlo ada jadwal lengkapnya yang bisa kamu lihat di sini!

Unik, Buah Belimbing Milik Warga Wonogiri Ini Berwarna Merah

Buah belimbing berwarna merah itu dibagikan oleh akun Instagram @tani_ndezo pada Sabtu (27/11/2021).

Solopos Hari Ini: Janji Struktur Upah Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 tak jauh dari kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang hanya 0,78%.

Lagi Turun Nih! Cek Harga Emas di Pegadaian Kamis 2 Desember 2021

Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Kamis (2/12/2021) terpantau turun dari harga kemarin.

Diet dengan Minum Air Putih, Aman Bagi Kesehatan?

Tidak sedikit orang melakukan diet dengan cara minum air putih, namun apakah itu aman bagi kesehatan?

Penting Banget, Percepatan Layanan Deteksi HIV pada Ibu Hamil

Penularan HIV bisa terjadi dari ibu ke anak selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui.

Doa Supaya Lancar Menagih Utang dan Biar Cepat Dilunasi Menurut Islam

Berikut ini terdapat doa supaya lancar menagih utang menurut ajaran Islam biar cepat dilunasi oleh pengutang.

Paling Rentan, Ada 2 Pasien Tuberkulosis-HIV di Wonogiri

Pasien TB-HIV bisa ditangani di Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) melalui 13 puskesmas dan empat rumah sakit di Wonogiri.

UMK Naik Tipis, Ibu Buruh Pabrik di Solo Rela Nyambi Bersihkan Makam

Seorang ibu yang juga buruh pabrik di Solo harus memutar otak supaya penghasilan selama sebulan cukup untuk menutup kebutuhan sehari-hari, salah satunya rela membersihkan makan demi dapat penghasilan tambahan.

Belum Vaksinasi, Sejumlah ODHA di Wonogiri Tak Siap Ditanya Petugas

Sejumlah ODHA yang belum divaksinasi disebabkan belum siap menyampaikan riwayat penyakitnya kepada petugas.