Pemkab Klaten Tambah Bandwidth Internet Jadi 30 Mbps di Lokasi Pengungsian, Ini Tujuannya
Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) menambah daya akses Internet bagi masyarakat pengungsi. (istimewa/Dinas Kominfo Klaten)

Solopos.com, KLATEN--Pemerintah melalui Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Kabupaten Klaten menambah daya akses Internet bagi masyarakat pengungsi sesaat setelah Merapi dinyatakan siaga level III.

Lokasi penambahan itu ditempatkan di Tempat Evakuasi Sementara (TES) Balai Desa Balerante, Tegalmulyo dan Sidorejo masing-masing sebesar 30 Mbps.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Klaten, Amin Mustofa dimaksudkan penambahan daya Internet itu untuk mempermudah akses komunikasi pengungsi dengan saudara jauhnya, mendukung pembelajaran daring, dan usaha warga Merapi serta transformasi informasi petugas di lapangan.

“Langkah ini adalah atas perintah lisan Penjabat Sementara Bupati Klaten Sudjarwanto Dwiatmoko tidak lama setelah Merapi dinyatakan siaga. Petugas saya perintahkan untuk segera bergerak di lapangan. Dalam kondisi darurat kebutuhan informasi juga harus kita pikirkan. Apalagi posisi di atas [dataran tinggi], biasanya sinyal agak sulit,” kata Amin seperti disampaikan petugas dari Dinas Kominfo Klaten, Joko Priyono dalam rilis yang diterima Solopos.com, Selasa (17/11/20).

Dinas Kominfo Klaten, lanjut Amin,  menambah bandwidth Internet di lokasi pengungsian dari 10 Mbps dinaikan menjadi 30 Mbps. Penambahan daya akses Internet bisa dimanfaatkan dengan baik masyarakat Kemalang, Klaten tidak saja untuk berkomunikasi tapi juga menjalankan usaha-usahanya di tengah ancaman erupsi Merapi.

Penanaman Mangrove Sebagai Salah Satu Upaya Pemulihan Ekonomi

Tantangan Tersendiri

Amin menambahkan di setiap desa sudah dipasang access point agar Internet bisa diakses secara wireless.

“Petugas teknis jaringan telah memasang access point. Alat ini digunakan dalam jaringan area lokal wireless untuk mengirim dan menerima data. Alur akses menghubungkan pengguna ke pengguna lain dalam jaringan dan juga berfungsi sebagai titik interkoneksi antara WLAN, sekaligus berfungsi untuk pengendalian internal. Sistem kerja alat ini bisa dikontrol dari NOC atau Network Operation Center yang ada di Dinas Kominfo,” jelas Amin.

Menurut Amin, pembangunan jaringan Internet dengan letak Kemalang yang berbukit memang memiliki tantangan tersendiri.

Status Tanggap Darurat Letusan Gunung Merapi Di Klaten Diperpanjang

"Kalau di kota dan antar-instansi di lingkungan Pemkab Klaten lebih mudah. Dinas Kominfo menjamin untuk jaringan Internet antar kantor di wilayah kota sangat aman karena sudah dibangun dengan menggunakan media kabel fiber optik (FO). Khusus untuk sebagian besar kecamatan masih swa jaringan,” ujarnya.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom