Pemkab Klaten Petakan Jalur Truk Pengangkut Material Uruk Tol Solo-Jogja

Pemkab Klaten memetakan jalur yang diizinkan dilintasi truk pengangkut material uruk ke lokasi proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja di Kabupaten Bersinar.

 Truk melintas di dekat gorong-gorong ruas jalan raya Wedi-Bayat, tepatnya di depan Pasar Wedi yang ambles, Jumat (23/9/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Truk melintas di dekat gorong-gorong ruas jalan raya Wedi-Bayat, tepatnya di depan Pasar Wedi yang ambles, Jumat (23/9/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Pemkab Klaten memetakan jalur yang diizinkan dilintasi truk pengangkut material uruk ke lokasi proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja di Kabupaten Bersinar. Selain pemetaan jalur, Pemkab menyusun naskah perjanjian yang salah satunya berisi soal pertanggungjawaban dampak diakibatkan dari pengangkutan material tanah uruk.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Supriyono, mengatakan pemetaan jalur pengangkut tanah uruk itu masih dalam pembahasan. Selain Dishub, pembahasan dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Satpol PP, serta Bagian Hukum Setda Klaten.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Nanti akan dibahas juga dengan PT JMM [PT Jogjasolo Marga Makmur, badan usaha tol untuk ruas Solo-Jogja-YIA],” kata Supriyono saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (3/10/2022).

Plt. Kepala DPUPR Klaten, Suryanto, menjelaskan sudah ada komunikasi dengan PT JMM terkait jalur truk pengangkut material tanah uruk. Secara lisan, perwakilan PT JMM menyatakan kesanggupan mematuhi ketentuan jalur serta perbaikan ketika ada kerusakan jalan.

“Hanya, isi dari perjanjian [antara Pemkab dengan PT JMM] terkait itu masih perlu dibahas lebih lanjut,” kata Suryanto.

Baca Juga: Cerita Sopir Truk Pilih Tabrak Tembok Terminal di Klaten saat Alami Rem Blong

Dia menjelaskan ada 52 ruas jalan kabupaten yang rencananya digunakan jalur pengangkutan tanah uruk dari seluruh lokasi tambang kuari hingga ke lokasi pembangunan jalan tol Solo-Jogja.

Jumlah total lokasi tambang kuari uruk jalan tol Solo-Jogja di wilayah Klaten tersebar di 12 lokasi. Sebanyak lima lokasi berada di Klaten dan sisanya berada di luar Klaten.

Dari hasil survei Dishub, satu lokasi kuari setidaknya memasok uruk sebanyak 400 rit per hari. Soal jalur-jalur yang bakal dilintasi tanah uruk, Suryanto mengatakan terus dibahas.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menghindari jalur-jalur yang di sana ada objek vital seperti rumah sakit, dan lain-lain serta menghindari jalan kecil, sarana dan prasarana jalan yang tidak mendukung dilewati truk-truk tersebut,” kata Suryanto.

Baca Juga: Aksi Kucing-Kucingan Penambang Bikin Capaian Pajak Daerah di Klaten Minim

Selain jalur, Suryanto mengatakan ketentuan cara pemuatan hingga batas muatan diatur dalam perjanjian. Truk pengangkut material uruk diwajibkan menutup bak menggunakan terpal, pelaksana proyek tol wajib membersihkan material yang jatuh di sepanjang perjalanan, hingga batas muatan per truk maksimal 8 ton.

“Kerusakan jalan otomatis kalau nanti jalurnya sudah disepakati, pemeliharaanya dilakukan PT JMM. Ada perjanjiannya dan paling tidak itu berlaku selama tiga tahun,” ungkap dia.

Disinggung kondisi jalan kabupaten yang beberapa waktu terakhir sudah dilewati truk pengangkut material tanah uruk, Suryanto mengatakan sudah beberapa lokasi jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.

“Sudah ada beberapa lokasi jalan yang mengalami deformasi. Seperti Jl. Sunan Pandanaran serta jalan raya Wedi-Bayat sudah ada beberapa yang aspalnya rusak serta ada beberapa bangunan pelengkap yang rusak,” ungkap dia.

Baca Juga: Bongkar Tambang Ilegal di Lereng Merapi, Polres Klaten Sita 3 Alat Berat

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Lalu Lintas Dishub Klaten, Nunung Wahyu Dwiningsih, mengatakan pemetaan jalur truk pengangkutan material uruk itu dilakukan lantaran di sisi selatan Klaten nyaris tak ada jalur resmi truk galian C.

Selain itu, saat awal proses pengangkutan, banyak truk pengangkut uruk yang melintas di wilayah kota. Salah satunya di ruas Jl. Dewi Sartika, Kecamatan Klaten Tengah.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Liga 3 Tak Kunjung Dimulai, Sejumlah Pemain Persiwi Wonogiri Menganggur

      Seluruh kompetisi resmi sepak bola dari Liga 1 hingga Liga 3 di Tanah Air belum kunjung bergulir sejak munculnya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kota Malang, awal Oktober 2022.

      Polres Klaten Serahkan Bantuan 40 Sak Semen ke Masjid Miftahul Jannah Jimbung

      Polres Klaten menyerahkan bantuan guna mendukung renovasi Masjid Miftahul Jannah, Dukuh Ngasinan, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes.

      Ini Profil Aipda Joko Mudo, Penumpang Helikopter Polisi yang Jatuh asal Sragen

      Aipda Joko Mudo menjadi salah satu korban jatuhnya Helikopter polisi. Ia dikenal sebagai sosok yang baik dan berhasil mengangkat derajat keluarga.

      Gunakan Knalpot Brong di Jl Slamet Riyadi Solo, 5 Sepeda Motor Disita

      Call center tim Sparta Polresta Solo banyak menerima aduan dan keluhan pengguna jalan maupun masyarakat lantaran terganggu suara knalpot brong.

      Filosofi Klepon, Kudapan yang akan Hadir di Pernikahan Kaesang-Erina

      Kue klepon merupakan makanan ringan tradisional yang berasal dari Jawa. Diceritakan, klepon untuk kali pertama diperkenalkan oleh imigran Indonesia kepada masyarakat Belanda pada 1950-an.

      Penumpang Helikopter Jatuh Asal Sragen Ditemukan, Keluarga Korban Bisa Menerima

      Salah satu penumpang helikopter polisi yang jatuh asal Sragen, Aipda Joko Mudo, telah ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia. Keluarga korban ingin almarhum dimakamkan di Sragen.

      Jejak Harta Karun Emas di Musuk Boyolali: Disebut Pripih, Bertulis Huruf Kawi

      Temuan artefak kebudayaan di Boyolali berbentuk pripih yang diyakini sebagai harta karun pada zaman dulu.

      3 Produk Pangan Strategi Ludes dalam 2 Jam di Pasar Murah Sragen

      Pasar murah itu dihelat sebagai rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Provinsi Jateng.

      Besok, Instalasi Lampu Meriahkan Natal di Kawasan Pasar Gede Solo Dinyalakan

      Panitia akan menyalakan instalasi lampu perayaan Natal di Jl. Jenderal Sudirman dan Urip Sumoharjo pada Kamis (1/12/2022).

      Fixed! Dewan Pengupahan Sukoharjo Usul UMK 2023 Naik Rp140.121

      Dewan Pengupahan Sukoharjo telah mengusulan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2023 sebesar 7,01 persen dari UMK sebelumnya.

      Soal UMK 2023, Diskopnaker Boyolali: Baru Persiapan Pleno Dewan Pengupahan

      Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Boyolali masih menunggu persiapan pleno dewan pengupahan soal UMK Boyolali.

      2.063 Pelari dari 11 Negara akan Ikuti Siksorogo Lawu Ultra di Karanganyar

      Siksorogo Lawu Ultra 2022 hadir dengan kategori 15 K, 30 K, 50 K, dan 80 K dengan batas waktu lari untuk laki-laki 23 jam, perempuan 24 jam.

      13 Pohon Natal Semarakkan Natal kawasan Jensud Solo

      Lampion khas Natal merupakan yang menjadi kali pertama diadakan kawasan Balai Kota Solo.

      Pendaftaran PPK PPS Ditutup, Bawaslu Boyolali Beri Lima Imbauan

      Ketua Bawaslu, M. Mahmudi, mengimbau agar proses perekrutan PPK dan PPS oleh KPU berpedoman pada peraturan yang berlaku, yakni Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022.

      Catat, Hari Ini Happy Asmara akan Goyang Sukoharjo di Konser Amal

      Pemkab Sukoharjo menggandeng Baznas untuk turut membantu mengumpulkan donasi bagi korban bencana alam di Sukoharjo maupun di Cianjur.