Pemkab Klaten Klaim Belum Ada Laporan Pelanggaran Netralitas PNS di Pilkada

Pemkab Klaten mengklaim belum ada laporan terkait dugaan pelanggara netralitas PNS atau ASN dalam Pilkada 2020.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pilkada Klaten. (Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, KLATEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengaku belum pernah memperoleh laporan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) menjelang pelaksanaan kampanye Pilkada Klaten, 26 September 2020-5 Desember 2020.

Setiap ASN di lingkungan Pemkab Klaten diwajibkan tetap menjaga netralitas sebagai abdi negara di tengah Pilkada 2020.

Demikian penjelasan Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi, saat ditemui wartawan di kompleks Setda Klaten, Kamis (17/9/2020). Selaku pembina kepegawaian, Jaka Sawaldi meminta seluruh ASN pandai menempatkan diri di tengah Pilkada 2020. Hal itu terutama menjaga netralitas ASN.

"Kami sudah mengedarkan surat ke seluruh ASN [melalui pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)]. Intinya netralitas ASN harus dijaga. Setiap pelanggaran pasti akan ada sanksinya. Sanksi akan disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan. Itu sudah diatur dalan peraturan disiplin pegawai," kata Jaka Sawaldi.

Ealah! Kepala Satpol PP Sragen Lupa Pakai Masker, Didenda Rp100.000 Plus Push-Up

Jaka Sawaldi mengatakan hingga sekarang Pemkab Klaten belum pernah memperoleh laporan dari berbagai elemen masyarakat di Klaten terkait dugaan pelanggaran ASN. Meski seperti itu, Pemkab Klaten akan terus mengingatkan seluruh pegawainya agar menjaga netralitas.

"Belum ada laporan di Klaten [dugaan pelanggaran netralitas ASN]," kata Jaka Sawaldi.

2 ASN Dilaporkan

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten, Arif Fatkhurrahman, mengatakan pengawas Pilkada di Kabupaten Bersinar telah melaporkan dua ASN di lingkungan Pemkab Klaten ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam beberapa waktu terakhir. Kedua ASN yang dilaporkan ke KASN itu merpakan top leader di tempatnya bertugas.

"Kami sudah melaporkan dua ASN di Klaten ke KASN. Laporannya, terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN. Nanti rekomendasi KASN itu akan dikirim ke Pemkab Klaten. Kami juga memperoleh tembusannya [saat ini masih menunggu turunnya rekomendasi dari KASN]," kata Arif Fatkhurrahman tanpa menyebutkan identitas ASN di kompleks Setda Klaten yang dilaporkan ke KASN tersebut.

Guru Cantik Ini Diduga Ajak Murid Berhubungan Seks di Lapangan hingga Hamil

Arif Fatkhurrahman mengatakan Bawaslu Klaten tak akan tebang pilih dalam menjalankan fungsi pengawasan di Pilkada 2020. Bawaslu Klaten akan mengawasi setiap gerak-gerik ASN di tengah Pilkada 2020.

"Kami juga sudah mengirim ke Pemkab terkait pentingnya menjaga netralitas ASN. Kami bahkan mengirim hingga dua kali. Ini menjadi konsentrasi kami [mengawasi ASN agar tetap menjaga netralitas]," katanya.

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng : Ada 16 Pelanggaran Prokes di Kampanye Pilkada 2020

Solopos.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan...

Bawaslu Awasi Medsos Paslon di Pilkada Grobogan 2020

Solopos.com, PURWODADI -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Grobogan terus melakukan pengawasan tahapan kampanye Pilkada Grobogan 2020. Tidak...

Dikritik Program Belum Terealisasi, Cabup Petahana Sragen Langsung Kasih Jawaban

Solopos.com, SRAGEN — Calon bupati (cabup) petahana di Pilkada Sragen 2020, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan terdapat 8.569 lapangan...

Bawaslu Sukoharjo Perpanjang Lagi Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Masih Kurang Berapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Sukoharjo kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen calon pengawas tempat pemungutan suara atau...

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Solopos.com, BOYOLALI -- Masa pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Boyolali 2020 diperpanjang hingga Senin (19/10/2020). Perpanjangan...

KPU Wonogiri Coret 57.497 Data Tak Memenuhi Syarat

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mencoret 57.497 data pemilih tak memenuhi syarat (TMS) melalui tahapan pencocokan, penelitian, pencermatan, dan...

Gibran-Teguh Panasi Mesin Tim Pemenangan Internal PAN Solo, Ini Targetnya

Solopos.com, SOLO -- DPD PAN Solo mengukuhkan tim pemenangan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa atau Gibran-Teguh, pada...

Saat Sri Mulyani Bicara Pengembangan Wisata Klaten hingga Hobi Olahraga

Solopos.com, SOLO-- Klaten terkenal dengan surganya wisata air, mulai dari Umbul Ponggok yang sudah terkenal dengan hingga mancanegara hingga...

Romantis, Ini Cerita Sri Mulyani tentang LDR hingga Drakor

Solopos.com, SOLO- Sebagai ibu rumah tangga dan istri, Calon Bupati Klaten Sri Mulyani pastinya memiliki kegiatan yang padat. Beruntungnya,...

Jumlah Pemilih Terbanyak Pilkada Klaten Ada di Trucuk, Kebonarum Paling Sedikit

Solopos.com, KLATEN — Jumlah pemilih terbanyak di Pilkada Kalten 2020 berada di Kecamatan Trucuk. Sedangkan jumlah pemilih paling sedikit...