Tutup Iklan
Ustazah Mumpuni Handayayekti dari Cilacap menyampaikan tausiyah saat pengajian memeringati Hari Kartini di Rumah Dinas Bupati Klaten, Jumat (20/4/2018) siang. (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Panitia Hari Kartini http://soloraya.solopos.com/read/20180412/493/909900/2-pejabat-disdik-klaten-berstatus-tersangka-korupsi-dilengser-dari-jabatannya">Kabupaten Klaten dan Dompet Sejuta Harapan (DSH) menggelar pengajian di rumah dinas Bupati Klaten, Jumat (20/4/2018) siang. Pengajian tersebut menghadirkan ustazah Mumpuni Handayayekti dari Cilacap.

Pengajian tersebut diikuti sekitar 1.300 peserta. Mereka yang hadir mayoritas adalah kaum perempuan.

Ketua Umum Panitia Hari Kartini Klaten, Surti Hartini, mengatakan kegiatan tersebut adalah bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini di Klaten. Sebagai puncak acara, panitia bakal mengadakan upacara peringatan Hari Kartini di lapangan Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan yang berbatasan dengan Candi Plaosan.

"Tujuan pengajian tersebut untuk membangun jiwa muhasabah kaum perempuan," ungkapnya, Jumat.

Bupati http://soloraya.solopos.com/read/20180411/493/909637/tak-ada-kades-administrasi-pernikahan-warga-glagahwangi-klaten-terhambat">Klaten, Sri Mulyani, mengatakan selama ini rumah dinas bupati diperbolehkan untuk menggelar kegiatan pengajian oleh berbagai kalangan. Lantaran hal itu, ia mempersilakan seluruh warga menggunakan rumah dinas selama belum ditempati untuk pengajian atau kegiatan positif lainnya.

“Biasanya rumah dinas ini kan singup dan sepi. Maka jika ada pengajian dan banyak aktivitas positif bisa lebih baik dan adem kondisinya,” kata Mulyani saat menyampaikan sambutan.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten