Tutup Iklan

Pemkab Karanganyar Terancam Gagal Kelola Tahura Ngargoyoso

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KARANGANYAR — Pemkab Karanganyar terancam gagal mengelola Taman Hutan Rakyat (Tahura) K.G.P.A.A. Mangkunagoro I di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso. Tempat wisata hutan itu akan dikelola Pemprov Jateng.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, sudah membalas surat Bupati Karanganyar, Juliyatmono, tentang pengelolaan Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I. Pada intinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng berencana mengelola dan mengembangkan Tahura.

Artinya Pemprov tidak berencana menyerahkan pengelolaan Tahura kepada Pemkab sesuai amanat UU No. 23/2004 tentang Pemerintahan Daerah.

“Gubernur ya berusaha untuk mengelola itu. Sudah membuat surat ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” kata Bupati saat ditanya rencana selanjutnya setelah menerima surat balasan dari Gubernur Jateng.

Mengacu Pasal 14 ayat (2) UU No. 23/2014 berbunyi Urusan Pemerintahan, bidang kehutanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang berkaitan dengan pengelolaan taman hutan raya kabupaten/kota menjadi kewenangan Daerah kabupaten/kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jateng, Teguh Dwi Paryono, membenarkan Gubernur Jateng sudah membalas surat Bupati Karanganyar perihal pengelolaan Tahura.

Teguh malah menjelaskan Pemprov Jateng berencana memperluas pengelolaan Tahura dari semula hanya di Kabupaten Karanganyar ditambah ke Kabupaten Wonogiri. Proses pengajuan perluasan lahan yang akan dikelola Pemprov Jateng sudah dilakukan.

Teguh mengklaim pemerintah pusat sudah menyetujui tambahan lahan yang akan dikelola Pemprov Jateng. “Tahura bukan hanya tourism tapi hakikinya konservasi dan edukasi. Jangan berpikir profit. Dilihat dari surat Pak Bupati penginnya jadi taman wisata. Tahura ini berproses perluasan. Itu bukan karena aturan [UU No.23/2014] lalu bikin program perluasan. Dari dulu sudah ada perencanaan itu. Pimpinan [pemerintah pusat] sudah menyetujui [luasan tertentu],” ujar Teguh saat berbincang dengan wartawan seusai Apel Siaga Perlindungan dan Pengamanan Hutan Provinsi Jateng di Tahura, Rabu (14/8/2019).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Pemprov Jateng mengajukan 10.000 hektare (ha) tetapi pemerintah pusat hanya menyetujui 2.500 ha. Jumlah itu berada di wilayah Karanganyar dan Wonogiri.

“Kami bahas dengan Menteri ini sifatnya lintas kabupaten. Ini sedang negosiasi satu petak karena akses masuk ke Wonogiri. Kami sudah sampaikan informasi ke Pemkab [Karanganyar] perihal rencana pengembangan,” tutur dia.

Tetapi, Teguh menghormati rencana Pemkab apabila hendak menempuh cara lain melanjutkan rencana mengelola Tahura. Teguh berharap pemerintah provinsi maupun daerah bersama mengelola potensi wilayah.

Misalnya merintis daerah penyangga di sekitar Tahura. “Sebenarnya lebih baik ikut terlibat daripada tidak dikelola dengan baik. Kami hormati kabupaten punya aware [kepedulian] masalah hutan. Kami hormati keinginan mereka. Akan lebih bagus kalau di sekitar Tahura ada daerah penyangga. Kabupaten bisa share di sana. Kami tidak orientasi pendapatan tapi aspek konservasi seperti di Baturaden,” ungkap dia.

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta, Sugi Purwanta, membenarkan perihal rencana Pemprov Jateng memperluas area pengelolaan hutan semula Tahura di Kabupaten Karanganyar meluas ke Kabupaten Wonogiri.

Sugi menuturkan Perum Perhutani KPH Surakarta melaporkan kondisi di lapangan kepada pemerintah pusat perihal lokasi yang diinginkan Pemprov Jateng.

“Hutan milik negara, siapa pun yang mengelola silakan. Ditata baik dan rapi. Tetapi prinsipnya kami melaporkan kepada pemerintah pusat bahwa di beberapa titik sudah dikelola masyarakat sebagai objek wisata. Dikomunikasikan supaya tidak terjadi kesalahan supaya saat pemerintah pusat mengambil keputusan memperhatikan semua aspek,” tutur Sugi saat ditemui wartawan di lokasi yang sama.


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Saluran Limbah 2 Pabrik Farmasi di Jakut Ditutup DLH DKI Jakarta

Saluran outlet air limbah dua pabrik farmasi di Jakarta Utara ditutup Dinas Lingkungan Hidup atau DLH DKI Jakarta.

Isu Reshuffle: PAN Sodorkan Kader, Partai Gerindra Pasrah

PAN semenjak dinyatakan bergabung dengan koalisi partai politik pemerintah pada 25 Agustus 2021 lalu memang belum terakomodasi dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf.

Jelang Reuni 212, Tangerang Batasi Akses Masuk ke Jakarta

Jika ada warga yang terindikasi hendak mengikuti Reuni 212, pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk memutar balik ke arah Kota Tangerang.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).