Pengendara motor melintasi jalan di depan Gerbang Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Kelurahan Delingan, Karanganyar, Jumat (21/6/2019). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) https://soloraya.solopos.com/read/20190618/494/999202/dengan-merangkak-pak-setu-asal-karanganyar-jualan-balon" title="Dengan Merangkak, Pak Setu Asal Karanganyar Jualan Balon">Karanganyar akan membangun lintasan drag race dan sirkuit motor trail (motocross) untuk mewadahi anak-anak muda yang hobi balap agar tidak melakukan aktivitas balapan liar di jalanan umum.

Fasilitas itu akan dibangun di kawasan Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar, Karanganyar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karanganyar Edhy Sriyatno menjelaskan rencana tersebut masuk anggaran 2019. Namun dia mengaku tidak hafal nilai anggaran untuk pembangunan sirkuit tersebut.

Dia hanya menyebut tahap pertama difokuskan pada pembangunan lintasan drag race. “Pembangunan lintasan ini untuk menampung para pehobi balap supaya tidak melakukan hobinya di jalan raya. Kami berikan fasilitas di selatan kawasan perkemahan. Target tahun ini lintasan drag race selesai,” katanya kepada Solopos.com saat ditemui di kantornya, Jumat (21/6/2019).

Dia mengatakan pembangunan proyek tersebut dilaksanakan secara bertahap. Setelah proyek lintasan drag race selesai, Pemkab https://soloraya.solopos.com/read/20190615/494/998843/karanganyar-alokasikan-rp250-juta-untuk-sistem-ppdb-online-smp" title="Karanganyar Alokasikan Rp250 Juta untuk Sistem PPDB Online SMP">Karanganyar akan membangun sirkuit motocross dan akses jalan yang mengelilingi kawasan Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri.

Dengan demikian, masyarakat yang ingin menuju lokasi sirkuit mendapatkan akses mudah. Lurah Delingan, Kustono, mendukung penuh rencana pembangunan lintasan drag race dan sirkuit motocross.

Karena proyek tersebut akan menjadi ajang kreativitas anak muda untuk menyalurkan hobi otomotif. “Kawasan Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri sering dipakai olahraga motor trail. Adanya pembangunan sirkuit akan meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ungkapnya kepada Solopos.com saat ditemui di kantornya.

Dia mengatakan sebagian pengendara motor trail sering melintasi jalan di lingkungan setempat untuk menuju lokasi. Motor trail yang melintas di jalan lingkungan membuat resah warga karena banyak anak kecil dan ban sepeda motor dikhawatirkan merusak jalan.

Ia berharap proyek https://soloraya.solopos.com/read/20190613/494/998323/ppdb-mendadak-diundur-orang-tua-soraki-kepsek-smpn-1-tawangmangu" title="PPDB Mendadak Diundur, Orang Tua Soraki Kepsek SMPN 1 Tawangmangu">pembangunan lintasan dibarengi pembangunan akses jalan utama untuk mempermudah masyarakat.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten