Ilustrasi computer assisted test (CAT) CPNS. (Solopos-M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, BOYOLALI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali akhirnya mengumumkan lowongan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Pemkab Boyolali mendapat kuota merekrut 499 CPNS dengan perincian untuk formasi tenaga pendidikan 292 lowongan, tenaga kesehatan 97 lowongan, tenaga teknis 63 lowongan dan kategori umum/disabilitas 1 lowongan.

Selain itu ada formasi khusus terdiri atas lulusan cumlaude 35 lowongan dan dapat dilamar lulusan terbaik/cumlaude/disabilitas 1 lowongan. Untuk penyandang disabilitas ada kuota 10 lowongan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Boyolali, Agus Santosa, mengatakan lowongan untuk lulusan cumlaude adalah lulusan terbaik dari perguruan tinggi dalam negeri terakreditasi A dan program studi terakreditasi A yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan pada ijazah.

1.100 Karyawan PT Tyfountex Sukoharjo Di-PHK, 1.600 Lainnya Dirumahkan

Sementara penyandang disabilitas adalah pelamar yang berkebutuhan khusus. Sementara formasi umum dibuka khusus untuk pelamar yang tidak termasuk dua kriteria sebelumnya.

“Ada persyaratan terkait kondisi disabilitas bagi pelamar khusus. Penyandang difabel daksa ringan memiliki kriteria mampu melakukan tugas seperti menganalisis, mengetik, berdiskusi, serta melakukan mobilitas ringan. Kuota serta persyaratan untuk lowongan khusus itu ditentukan pemerintah pusat,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu (13/11/2019).

Pengumuman CPNS Boyolali 2019 bisa dilihat melalui laman resmi Pemkab. Pendaftaran online dibuka sejak Selasa (12/11/2019) pukul 23.59 WIB hingga Selasa (26/11/2019) pukul 23.59 WIB.

Gibran Rakabuming Tanggapi Rudy: Kalau Saya Salah Silakan Tegur

Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui laman/website http://boyolali.go.id, http://bkp2d.boyolali.go.id dan http://sscans.bkn.go.id.

“Jadwal dan tempat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar [SKD] dan Seleksi Kompetensi Bidang [SKB] akan disampaikan melalui situs resmi,” ujarnya.

Ia mengatakan tahun ini formasi guru lebih banyak dibandingkan formasi lainnya di Kabupaten Boyolali. “Memang untuk formasi guru lebih banyak. Untuk seluruh pegawai pemerintah yang berstatus PPPK tetap harus bersaing dengan masyarakat umum lainnya untuk mendapatkan kursi CPNS,” kata dia.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten