Kategori: Jateng

PEMIMPIN VATIKAN : Tahun Depan, Paus Fransiskus Bakal Kunjungi Semarang


Solopos.com/Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com

Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus dijadwalkan akan mengunjungi Semarang tahun depan.

Solopos.com, SEMARANG – Pimpinan tertinggi umat Katolik, Paus Fransiskus, bakal menyambangi Kota Semarang, tahun 2017 nanti. Paus berkunjung ke Indonesia dalam rangka memperingati Asian Youth Day VII yang digelar di Semarang.

Kehadiran pemimpin Vatikan ini diumumkan oleh Ketua Komisi Hubungan Antar-Agama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang, Romo Aloysius Budi Purnomo Pr, saat menghadiri acara diskusi Cap Go Meh bertajuk Cinta Menembus Batas: Melayani Tanpa Pamrih, Harmoni dalam Perbedaan di Semarang Town Square, Senin (22/2/2016).

“Tahun depan, Asian Youth Day memang pasti diadakan di Indonesia. Itu kegiatan rutin pertemuan ribuan pemuda Katolik se Asia. Tuan rumahnya Semarang, tapi untuk venue acaranya di Yogyakarta selama satu bulan penuh,” ujar Romo Budi kepada para wartawan.

Selama acara, Paus Fransiscus bakal mengunjungi sejumlah objek religi terkemuka di Tanah Air, seperti Candi Borobudur, Gua Maria Kerep, UIN Sunan Kalijaga dan Keraton Yogyakarta.

Romo Budi menambahkan pihak Keusukupan Agung Semarang telah bertemu dengan Kedutaan Besar Vatikan untuk menghadirkan Paus Fransiskus ke Semarang. Namun, kepastian apakah Paus Fransiskus akan hadir atau tidak hingga kini belum bisa dipastikan.

“Saat ini kami sedang melobi pihak Vatikan agar Paus berkenan hadir di Indonesia. Kalau tidak di Semarang, kemungkinan pada acara Indonesia Youth Day yang diselenggarakan di Manado. Kehadiran Paus Fransiscus akan membuat kedua acara ini lebih bermakna,” imbuh Romo Budi.

Kehadiran Paus Fransiskus itu nantinya akan mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI dan Polri. Pengawalan ini perlu dilakukan mengingat Paus merupakan pemimpin umat Katolik sekaligus pucuk pimpinan tertinggi Vatikan.

“Berkaitan dengan protokoler kenegaraan, kami terus mengonfirmasikan kehadiran Paus Fransiscus melalui Dubes Vatikan di Jakarta. Secara yuridis konfirmasi itu dipertajam terus untuk memperketat pengamanan saat acara nanti,” beber Romo Budi.

Romo Budi mengaku acara Asian Youth Day nanti akan dimulai dengan prosesi kirab salib yang dibuat oleh umat Katolik di Filipina dan India. Dalam kirab itu salib buatan umat Katolik India dan Filipina itu akan dibawa keliling ke 96 gereja Katolik yang tersebar di Indonesia.

 

Share
Dipublikasikan oleh
Anik Sulistyawati