Pemilu Diprediksi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Solo di 2019
Ilustrasi transaksi telur ayam di pedagang pasar tradisional. (Antara-Sumarwoto)

Solopos.com, SOLO -- Pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 diprediksi tetap stabil meski bertepatan dengan tahun politik. Bahkan beberapa kalangan menilai tahun politik akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Solo dan sekitarnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, yang juga Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Solo, Bandoe Widiarto, mengatakan 2019 akan cukup berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Solo.

"Kami melihat tahun politik bisa berdampak positif. Konsumsi msyarakat diperkirakan meningkat," kata dia kepada solopos.com belum lama ini.

Terkait hal itu, pihaknya bersama jajaran TPID akan berupaya untuk mengendalikan inflasi. "Ketika konsumsi masyarakat meningkat tentu yang harus diperhatikan adalah produksi barang. Jika itu tercukupi inflasi akan tetap terjaga," sambung dia.

Dia mengatakan keberadaan kios TPID yang saat ini sudah tersedia di beberapa pasar tradisional diharapkan mampu mendukung pengendalian harga komoditas, terutama komoditas pangan di pasaran.

Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, peningkatan harga beberapa komoditas pangan di pasaran memiliki potensi untuk menyumbang inflasi daerah. Di sisi lain pihaknya juga aktap memaksimalkan 4K, yaitu ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, komunikasi efektif dan keterjangkauan harga.

Di sisi lain, pelaku pariwisata juga berharap 2019 menjadi momentum yang baik untuk pertumbuhan pariwisata.

Wakil Ketua Association of Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Jawa Tebgah yang juga Ketua DPD Indonesia Congress & Convention Association (INCCA) Kota Solo, Daryono, mengatakan potensi pariwisata di Solo dan sekitarnya ke depan akan lebih baik sebab banyak pembangunan infrastruktur pendukung yang dilakukan.

"Kondiis tahun politik juga akan mendatangkan banyak peluang. Kami ambil segi positifnya. Meskipun ada beberapa kegiatan yang ditahan, tapi prediksi akan bagus khususnya domestik," terang dia. Menurutnya saat ini perjalanan wisata sudah menjadi semacam kebutuhan bagi masyarakat.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom