PEMILU 2019 : Rekrutmen PPK-PPS Gunungkidul Molor
Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul mulai mengosongkan kotak suara yang disimpan di gudang KPU untuk digunakan dalam pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 pada 9 Desember mendatang, Jumat (19/9/2015). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)

Proses rekrutmen anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2019 molor

 

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Proses rekrutmen anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2019 molor dari jadwal.

Seharusnya proses rekrutmen badan adhoc KPU dilakukan mulai Selasa (9/1/2018) lalu. Namun hingga sekarang prosesnya belum dimulai juga.

Ketua KPU Gunungkidul, M Zaenuri Ikhsan mengatakan, rekrutmen anggota PPK dan PPS untuk Pemilu 2019 diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.3/2017 tentang Pembentukan dan Tata Kerja PPK, PPS dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Namun demikian, peraturan tersebut masih butuh penjelasan yang tertuang  dalam petunjuk teknis dalam pelakasanan rekrutmen.

Belum adanya juknis dalam perekrutan maka berdampak pada proses pendaftaran di PPK maupun PPS. Seharusnya pendaftaran badan adhoc KPU dilakukan satu minggu lalu, namun hingga Selasa (16/1/2018) rekrtumen belum dibuka.

“Jadwal rekrutmen mulai 9 Januari hingga 8 Maret 2018. Untuk saat ini [kemarin] kami masih menunggu juknis dari KPU Pusat sebagai dasar dalam perekrutan,” kata Ikhsan kepada wartawan, Selasa kemarin.

Menurut dia, jika mengacu pada PKPU No.3/2017 tugas dari PPK dan PPS hampir sama. Hanya saja, sambung Ikhsan, yang membedakan terdapat pada cakupan wilayah karena lingkup PPK lebih luas karena membawahi penyelenggaraan pemilihan di satu kecamatan. “Selain itu, ketugasan PPS berada dibawah dari PPK,” ungkapnya.

Disinggung mengenai molornya proses rekrutmen PPK dan PPS karenanya adanya masalah dalam pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2019, Ikhsan menampik hal tersebut. Menurut dia, tahapan dalam pemilu sudah dijabarkan dalam PKPU No.7/2019 sehingga masing-masing kegiatan memiliki jadwal dan waktu pelaksanaan sendiri-sendiri.

“Semua sudah disusun. Jadi mengenai rekrutmen badan adhoc KPU belum dilaksanakan karena masih menunggu juknis dari Pusat,” imbuhnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho