PEMILU 2019 : Ini 6 Parpol yang Sudah Sah Terdaftar di KPU Sukoharjo, PDIP Belum Ada

PEMILU 2019 : Ini 6 Parpol yang Sudah Sah Terdaftar di KPU Sukoharjo, PDIP Belum Ada

SOLOPOS.COM - Sejumlah pengurus DPD PKS Sukoharjo menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor KPU Sukoharjo, Minggu (15/10/2017). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)

Enam parpol sudah terdaftar dengan berkas lengkap di KPU Sukoharjo.

Solopos.com, SUKOHARJO — Enam partai politik (parpol) sudah terdaftar dengan berkas lengkap sebagai peserta Pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo hingga Minggu (15/10/2017).

Mereka yakni Perindo, PKS, Partai Gerindra, PPP, Partai Golkar, dan PSI. Pantauan Solopos.com, Minggu, sejumlah pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendatangi Kantor KPU Sukoharjo sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka membawa beberapa kotak berisi dokumen administrasi pendaftaran parpol calon peserta pemilu.

Tak berapa lama kemudian, pengurus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) juga tiba di Kantor KPU Sukoharjo. Mereka lantas menyerahkan berkas dokumen administrasi kepada petugas KPU Sukoharjo.

Parpol lain tak ingin ketinggalan mendaftar sebagai calon peserta pemilu. Mereka yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, serta Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Komisioner Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Sukoharjo, Yulianto Sudrajat, mengatakan PKS dan Partai Gerindra dinyatakan telah memenuhi persyaratan sebagai calon peserta pemilu. Petugas telah menghitung dan mencocokkan data pengurus dan anggota yang dimasukkan parpol melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Kami telah memberi tanda terima kepada pengurus PKS dan Gerindra karena berkas dokumen telah lengkap,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu.

Sebelumnya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) juga telah melengkapi berkas persyaratan pendaftaran calon peserta pemilu. Sementara PDIP dan Partai Nasdem telah mendaftar sebagai calon peserta pemilu namun berkas persyaratannya belum lengkap.

Mereka bisa melengkapi berkas dokumen persyaratan hingga batas akhir Senin (16/10/2017) pukul 24.00 WIB. “Pengurus PSI melengkapi berkas persyaratan administrasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Begitu pula dengan PPP dan Partai Golkar, berkas dokumen telah lengkap,” papar dia.

Pria yang akrab disapa Drajat ini menambahkan KPU Sukoharjo membentuk tim help desk yang bertugas memberikan bimbingan teknis bagi para pengurus parpol yang ingin berkonsultasi ihwal berbagai persyaratan pendaftaran calon peserta pemilu. Sejumlah pengurus partai kerap berkonsultasi sebelum mendaftar sebagai calon peserta pemilu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sukoharjo, Bambang Muryanto, mengatakan masing-masing parpol harus mendaftar dan melengkapi berkas dokumen sesuai data pengurus dan anggota di Sipol. Data itu terintegrasi antara pusat, provinsi, dan kota/kabupaten sehingga memudahkan dalam proses verifikasi yang dilakukan penyelenggara pemilu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ribuan Pekerja Hotel dan Restoran di Malang Dirumahkan

Hotel dan Restoran di Malang terpaksa merumahkan separuh dari total karyawan mereka untuk bisa bertahan sekaligus mematuhi aturan PPKM.

ITS PKU Muhammadiyah Solo Gelar Kurban di Wonogiri, Ini Alasannya

Perayaan Hari Raya Iduladha 2021, ITS PKU Muhammadiyah Solo dilaksanakan di Dusun Joho, Desa Sambiharjo, Kecamatan Paranggupito, Wonogori

Paket Obat Covid-19 Gratis Didistribusikan ke Pasien Isoman di Bantul

Penyaluran paket obat Covid-19 gratis ke pasien yang isoman di rumah di Bantul dilakukan oleh para tentara Bintara Pembinaan Desa (Babinsa).

Windy Cantika Sempat Gugup karena Persaingan Olimpiade Tokyo 2020 Sangat Ketat

Windy Cantika sempat gugup karena para rival tampil tangguh hingga hanya berjarak tipis untuk total perolehan angkatan.

Ahsan/Hendra Awali Olimpiade Tokyo 2020 dengan Mudah

Ahsan/Hendra kemudian akan menghadapi wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Senin (26/7/2021) pukul 16.00 WIB.

Revitalisasi Pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Kota Jogja Segera Dimulai

Revitalisasi pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Jogja akan menghabiskan dana senilai Rp20 miliar.

KISAH KADES JENAR: Dulu Hujat Pejabat, Kini Disuntik Vaksin Langsung oleh Bupati Sragen

Akhirnya Kades Jenar bertemu Bupati Sragen dan disuntik vaksin.

Peringati Hari Anak Nasional, Anak di Madiun Dapat Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten Madiun mulai melakukan vaksinasi terhadap anak berusia 12 tahun ke atas saat peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2021.

Hingga Juli 2021, Ada 125 Kasus Kematian Karena Covid-19 di Kulonprogo

125 kasus kematian akibat Covid-19 selama Juli di Kabupaten Kulonprogo, mayoritas pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.

Gubernur Ganjar Sebut Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Sudah 17,28%, Ini Perinciannya

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku kena buli dan kecaman akibat informasi yang disampaikan @pandemictalks soal serapan anggaran Covid-19 di Jateng yang disebut terendah.

Mimpi CEO Wardah Salman Subakat Bangun Ekosistem Pendidikan Indonesia

Salman Subakat, yang menduduki jabatan Chief Executive Officer (CEO) Paragon Technology and Innovation mendeskripsikan dirinya dalam empat kalimat.

Tugu Bola, Ikon Baru Desa Sambi Sragen dan Jadi Simbol Pemersatu Warga

Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Sragen, kini memiliki ikon wilayah yakni Tugu Bola. Tugu ini menjadi simbol pemersatu warga Desa Sambi.