Tutup Iklan

PEMILU 2019 : KPU Kota Madiun Tolak Pendaftaran Partai Perindo

PEMILU 2019 : KPU Kota Madiun Tolak Pendaftaran Partai Perindo

SOLOPOS.COM - Pengurus Partai Perindo Kota Madiun menyerahkan berkas pendaftaran kepada komisioner KPU Kota Madiun, Senin (9/10/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Pemilu 2019, Partai Perindo ditolak KPU Kota Madiun karena ada berkas yang kurang lengkap.

Solopos.com, MADIUN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menolak pendaftaran Partai Perindo sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 karena ada sejumlah berkas belum terpenuhi.

Pada Senin (9/10/2017) siang, sejumlah pengurus Partai Perindo Kota Madiun mendatangi kantor KPU Kota Madiun, Mereka membawa sejumlah berkas yang akan diajukan ke KPU.

Komisioner KPU Kota Madiun, Sukamto, mengatakan telah menerima kedatangan sejumlah pengurus partai Perindo dengan maksud untuk mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di Kota Madiun. Pihaknya kemudian mengecek seluruh berkas yang dibawa.

Dari berkas yang dikumpulkan belum sesuai dengan sistem informasi partai politik (Sipol), yaitu foto kopi KTP dan KTA keanggotaan belum disesuaiakan. Selain itu, secara fisik data-data tersebut juga belum disusun berdasarkan aturan Sipol.

Selain persoalan berkas, kata dia, saat mendaftar juga ada mandat dari Perindo yang tidak ada dalam SK kepengurusan partai. Padahal, syarat mutlak yang penerima mandat yaitu dari pengurus partai yang ada dalam SK.

"Kalau soal mandat ini. Ternyata ada kesalahan yaitu sudah ada pergantian kepengurusan. Daftar yang kami terima orang yang membawa mandat mendaftar ini belum ada, ternyata sudah ada pergantian pengurus," jelas dia di kantor KPU Kota Madiun.

Mengenai hal itu, KPU Kota Madiun belum menerima pendaftaran partai Perindo dalam kepesertaan Pemilu 2019. Pihaknya meminta kepada pengurus untuk memperbaiki dan melengkapi persyaratan.

"Ini tadi jadinya konsultasi saja. Kami meminta diperbaiki dahulu," ujar Kamto.

Mengenai jumlah keanggotaan untuk di Kota Madiun yaitu minimal 204 orang. Namun, untuk keanggotaan di Perindo Kota Madiun yang dilaporkan mencapai 796 orang.

Perindo menjadi partai politik pertama yang mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di Kota Madiun. Untuk partai baru lain yang dikabarkan akan menjadi kontestan Pemilu 2019 yaitu PSI, Idaman, dan Partai Berkarya.

Ketua DPD Partai Perindo Kota Madiun, Djoko Suwono, mengatakan hari ini telah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2019 di KPU Kota Madiun. Dia mengaku sempat ada permasalahan soal berkas dan mandat.

"Jadi seorang yang diberi mandat itu kan harus memiliki SK. Tadi ada yanh belum memiliki SK. Tapi susah terpenuhi," kata dia.

Dia menyampaikan saat ini target dari pengurus partai yaitu lolos verifikasi. Setelah lolos verifikasi baru akan dilakukan langkah-langkah strategis selanjutnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Klasemen Grup C setelah Belanda Jadi Tim Ketiga Lolos ke 16 Besar Euro 2020

Memphis Depay dan Denzel Dumfries menjadi aktor kemenangan Belanda lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Yamaha XSR 155 Jadi Andalan Sepeda Motor Harian dan Touring

Daya tarik XSR 155 kian melekat di hati konsumen Indonesia yang menjatuhkan pilihannya pada motor sport heritage itu.

Penting, Ini Tips Mendapatkan Review Bagus dari Pembeli di Tokopedia

Review pembeli sangat menentukan performa dan penjualan toko online di e-commerce, termasuk di Tokopedia.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Samas Bantul, Ini Ciri-Cirinya

Mayat seorang pria paruh baya ditemukan di pinggir Pantai Samas Bantul. Belum diketahui identitas mayat tersebut.

Copa America: Pertahanan Kokoh, Venezuela Tahan Imbang Kolombia 0-0

Kolombia harus berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Olimpico Pedro Ludovico, Goiania.

Proklim, Cara Pemkot Magelang Dukung Jateng Gayeng Telung Ng

Program Jateng Gayeng Telung Ng jadi perhatian Pemkot Magelang dengan gerakan Program Kampung Iklim (Proklim).

Lewat Online Shop Ini Anji Pesan Ganja, Tapi Jangan Coba-Coba Order

Ganja yang digunakan Anji dibeli dari AS melalui sebuah online shop. Ia menggunakan ID orang lain untuk bisa membelinya.

Gunung Merapi Pagi Ini: 2 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Lava Pijar sejauh 1,4 Km

Gunung Merapi pagi ini terpantau mengeluarkan dua kali awan panas guguran. Status erapi belum berubah, masih Siaga.

Nama Pati Rupanya Berasal dari Peleburan Tiga Kadipaten

Kisah ini diawali dari pelarian Dewi  Ruyung Wulan, putri dari Adipati Carangsaka yang dinikahkan paksa dengan Menak Jasari, putra dari Kadipaten Paranggaruda.

10 Berita Terpopuler : Saminisme Ajaran Asli Indonesia - Mahasiswi Terjun ke Sungai

Ulasan tentang ajaran saminisme hingga mahasiswi nekat terjun ke sungai dari jembatan masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Ada Pemberlakuan Aturan Baru Aktivitas Publik di Banyumas

Sejumlah langkah tegas disiapkan Pemkab Banyumas untuk membatasi aktivitas publik masyarakat selama pandemi Covid-19.

Anjlok Lagi, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 18 Juni 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada hari ini, Jumat (17/6/2021) kembali turun, baik untuk cetakan UBS maupun Antam.