PEMILU 2019: Diperiksa Panwaslu, Ini Pengakuan Kadisdik Klaten Hadiri Acara SBY

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KLATEN — Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Sunardi, sudah diperiksa Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klaten atas dugaan pelanggaran netralitas ASN lantaran menghadiri acara sarasehan petani bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Desa Kebondalem Lor, Prambanan, Sabtu (7/4/2018).

Sunardi hadir memenuhi panggilan Panwaslu pada Selasa (10/4/2018). Ketua Panwaslu Klaten, Arif Fatkhurrahman, mengatakan Sunardi sudah diklarifikasi setelah rencana klarifikasi pada Senin (9/4/2018) urung dilakukan.

“Dari hasil klarifikasi dia menyampaikan tidak diundang dalam acarai itu dan tahu di sana acaranya parpol. Sebenarnya dengan dia tahu dan datang itu bisa masuk pelanggaran. Tetapi, dia mengatakan datang untuk memantau apakah ada guru yang datang dalam acara itu. Pertanyaannya selanjutnya apakah tugas kepala dinas harus memantau sendiri?” kata Arif saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Arif mengatakan hasil klarifikasi tersebut menjadi bahan kajian Panwaslu. Ia menjelaskan dari kajian yang dibuat bakal muncul rekomendasi yang disampaikan ke Bupati.

“Pemberian sanksi itu kewenangan Bupati. Untuk sementara, kami masih kaji. Mungkin dalam dua hari ke depan [Kamis, 12/4/2018] sudah ada rekomendasi,” ungkapnya.

Kajian juga dilakukan terkait dua kades yakni Kades Pakisan, Kecamatan Cawas, F.X. Dedi Sukardi, dan Kades Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Agus Nugroho, yang juga hadir dalam acara SBY.

“Imbauan kami tentu kades dan ASN mengedepankan netralitas. Kalau toh mau memantau anak buah ada yang ikut kegiatan atau tidak, jangan hanya satu kegiatan saja, tetapi seluruh kegiatan berkaitan dengan kampanye. Selain itu, berkoordinasi dengan jajaran kami dari Panwaslu hingga panwascam sehingga status kedatangan beliau dalam acara itu jelas,” urai dia.

Kepala Disdik Klaten, Sunardi, membenarkan sudah diperiksa Panwaslu, Selasa. Ia kembali menjelaskan saat itu ia sekadar mampir ke kegiatan yang dihadiri SBY di Kebondalem Lor. Sunardi menuturkan ia datang ke lokasi tersebut tak lebih dari lima menit.

“Saya lewat ada ramai-ramai saya mampir. Saya langsung pulang, tidak ada teman-teman guru yang datang dalam kegiatan itu. Waktu itu saya datang mengenakan seragam PGRI. Informasi yang saya terima itu kegiatan kelompok tani bukan partai,” katanya.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Persis Solo Jadi Tim Unggulan Liga 2, Rival Punya Motivasi Tambahan

Atta Halilintar menegaskan timnya tetap optimistis meski berada di Grup C yang notabene grup neraka.

Pengumuman! PLN Perpanjang Promo Diskon Tambah Daya

Program PLN yang menawarkan diskon tambah daya kepada para pelanggannya ini diluncurkan untuk menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Haduh! Dua Cincin Nyangkut di Alat Kelamin Suami, Kok Bisa Sih?

Waduh seorang suami di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit karena alat kelami atau penisnya tersangkut dua buah cincin.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Ansari Kadir, Dulu Sering Gagal Bisnis Kini Punya 100 Outlet

Kini Sang Pisang telah memiliki 100 outlet termasuk di Malaysia.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Hukum Onani dengan Bantuan Istri dalam Islam, Apakah Diperbolehkan?

Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai hukum onani dengan bantuan tangan istri menurut Islam. Apakah diperbolehkan atau dilarang?

Sponsor Persis Solo Berlimpah, Ini Jumlah dan Macamnya

Keberadaan Kaesang Pangarep bak magnet yang mendorong Persis Solo memiliki finansial berlimpah.

Hasil Liga 1 2021-2022: Derbi Kalimatan, Borneo FC vs Barito Putera Bermain Imbang 1-1

Barito Putera unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal

Bukti Keberhasilan Pemberdayaan BUMDes, Semen Gresik Raih Nusantara CSR Awards 2021

Program CSR Semen Gresik telah memberikan kebermanfaatan, diantaranya mendorong penurunan angka kemiskinan di area perusahaan.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Gubernur Anies Larang Rokok Dipajang, Produsen Menjerit

Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Sponsor Berlimpah, Persis Solo Kewalahan Terima Tawaran Kerja Sama

Jelang peluncuran tim dan jersey pekan depan, terhitung sudah 14 perusahaan yang mendukung Persis Solo musim ini.