PEMILU 2019 : 54 Anggota PPK Gunungkidul Dibekali Kunci Sukses Pemilu
KPU Gunungkidul mengumumkan hasil penelitian administrasi di Hotel Cykaraya, Kota Wonosari, Kamis (16/11/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul melantik 54 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan

 

Solopos.com, GUNUNGKIDUL– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul melantik 54 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2019 di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Rabu (7/3/2018).

Diharapkan seluruh anggota PPK dapat menjaga integritas dan menjalankan tugas sesuai dengan aturan sehingga pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan lancar.

Ketua KPU Gunungkidul M Zaenuri Ikhsan mengatakan, pelantikan anggota PPK merupakan salah satu kegiatan dalam tahapan Pemilu 2019. Adapun anggota yang dilantik sebanyak 54 orang, dengan pembangian di masing-masing kecamatan terdapat tiga anggota.

Dalam pelantikan itu, Ikhsan berpesan agar setiap anggota menjaga integritas. Menurut dia, integritas sangat penting karena menjadi kunci dalam jalannya pemilihan umum.

“Setiap anggota harus menaati aturan main yang telah ditetapkan. Jika nanti menemukan masalah yang belum memiliki aturan yang pasti, tidak boleh langsung ambil keputusan dan harus dikonsultasikan terlebih dahulu,” katanya kepada wartawan, Rabu.

Ikhsan menjelaskan tugas dari PPK adalah membantu KPU dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. Oleh karenanya, dalam menjalankan tugas, PPK harus terus berkoordinasi dengan KPU.

“Koordinasi itu harus karena kami tidak ingin ada masalah dalam pelaksaan mulai awal ketugasan hingga akhir pemilu,” katanya.

Ditambahkan Ikhsan, anggota PPK yang terpilih merupakan kombinasi antara orang lama dengan anggota baru yang pertama kali terpilih. Selain itu, lanjut Ikhsan, dari jumlah tersebut terdapat sembilan orang anggota yang berstatus PNS.

“Dalam aturan tidak mempermasalahkan adanya PNS yang jadi PPK. Bahkan nanti dalam pelantikan PPS, PNS yang ikut akan lebih banyak lagi,” katanya.

Untuk memastikan anggota PPK bekerja dengan benar, setelah pelantikan dilaksanakan langsung digelar bimbingan teknis tentang tata kerja dan kode etik dalam pemilu. “Bimtek ini sangat penting karena setiap anggota diberikan pengarahan bagaimana cara kerja sebagai anggota PPK,” imbuhnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho